Gabe Pettito, 22, dan tunangannya, Brian Laundry, 23, melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat pada musim panas dengan truk mereka yang telah diubah. Semuanya tampak berjalan dengan baik, tetapi seiring waktu, keduanya mulai banyak berdebat. Pada tanggal 1 September, Laundry kembali ke rumah sendirian. Tidak ada jejak Petitou. Pada 11 September, keluarganya melaporkan dia hilang. Binatu diinterogasi beberapa kali tetapi menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan. Dia juga dilaporkan hilang pada 14 September. Mayat Pettito ditemukan pada 19 September.
Tapi sekarang ada beberapa ketidakpastian tentang hilangnya Laundry pada 14 September. Pengacara keluarga mengatakan ayah Brian Laundry pergi mencari putranya pada 13 September setelah dia gagal kembali dari jalan-jalan. Dia tidak menemukan putranya hari itu dan kembali ke rumah. Keesokan harinya, dia dan istrinya akan mencari lagi. Mereka menemukan mobil yang ditinggalkan putra mereka. Pada tanggal 15 September, mereka memutuskan untuk membawa mobil bersama mereka.
Peristiwa ini tidak sesuai dengan apa yang dikatakan orang tua kepada polisi. Menurut kesaksian mereka, mereka terakhir melihat putra mereka pada 14 September ketika dia pergi ke cagar alam dengan membawa ransel.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark