The news is by your side.

Pemerintah Daerah Bakal Dipasok Rp500 Juta untuk Festival Ini

0

Oleh: Imam Rosidin  |  

Balicitizen.com, Denpasar – Di Bali saat ini memiliki dua acara festival besar, yang pertama adalah acara Pesta Kesenian Bali (PKB) yang digelar sebulan penuh. Kedua adalah Festival Bali Jani.

Untuk Festival Bali Jani ini kemarin malam resmi berakhir setekah dua pekan lamanya berlangsung.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan Festival Seni Bali Jani untuk seni modern. “Festival Seni Bali Jani merupakan wahana untuk menampilkan karya seni modern yang inovatif dan kreatif bagi para peminat generasi milenial sesuai perkembangan zaman,” kata Koster.

Menurutnya ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Bali terhadap perkembangan seni modern yang  meliputi teater, sastra, puisi, film, mural dan berbagai jenis seni modern lainnya.

Menurutnya FSBJ 2020 akan diselenggarakan dengan lebih baik dan penyelenggaraannya akan dilaksanakan secara bertingkat yaitu dari tingkat kabupaten berlanjut ke tingkat provinsi sehingga pelaksanaannya menjadi lebih berkualitas.

“Untuk itu Pemerintah Provinsi Bali menyediakan anggaran untuk kabupaten/kota agar mengikuti Festival Seni Bali Jani tingkat Provinsi dengan masing-masing kabupaten/kota mendapat bantuan sebesar Rp 500 juta,” katanya. Ia menambahkan akan ada parade oleh Kabupaten/Kota pada pelaksanaan FSBJ 2020.

FSBJ ditutup dengan Pertunjukan Musikal Multiseni berjudul “Terjebak di Dunia Maya” produksi Komunitas Kreatif Bali (KKB) yang mengisahkan kecanggihan teknologi informasi yang membuat masyarakat asyik terhubung dengan dunia maya dan lupa dengan dunia nyata. Selain membuat keluarga yang sedang bersama tidak saling berkomunikasi, gadget juga tak jarang menjadi ajang menyampaikan informasi tidak akurat, bernada negatif dan menghasut. Akibat terjebak di dunia maya, adalah meningginya rasa simpati dengan komentar-komentar pedas. Namun sangat kurang menunjukan rasa empati, atau bersikap memberi solusi dan aksi positif terhadap sebuah informasi. Pertunjukan yang disutradarai I Made Iwan Darmawan ini menampilkan Ni Putu Putri Suastini Koster, Sanggar Natah Rare, banjar Tegeh Sari, Tonja, Denpasar dan Perhimpunan Musisi Bali. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.