
Antwerpen –
Air mata Audi Timmermans, tak lagi dibiarkan melihat sahabat karibnya Citta Chimpanzee, hanya menyentuh Belgia. Kisah Audi muncul di media di seluruh dunia. Bahkan di Inggris dan Vietnam mereka sekarang mengenal Audi. Surat kabar Indonesia Bikran Rocket menulis tentang “hubungan khusus” dengan hewan betina.
Jika Anda mencari melalui Google, Anda akan menemukan 19 artikel surat kabar asing tentang Antwerpen Audi Timmermans. Minggu lalu dia dilarang menghubungi Chitta Simpanse oleh Kebun Binatang Antwerpen. Menurut pihak kebun binatang, kontak langsungnya dengan kera besar akan mengganggu dinamika kelompok kera. Berita itu sampai ke Belanda, Inggris, Polandia, Swiss, Indonesia, Vietnam, dan Chili.

Sambil menangis, Audi mengatakan ATV bisa hidup dengan kontrol kontak, tapi bukan larangan. “Saya memiliki kontak dengan monyet. Binatang itu benar-benar mencintaiku, dan aku mencintainya. Kesedihan yang mendalam dari Adi dan hubungannya juga menarik perhatian media asing. Meskipun Surat harian, Salah satu situs berita terbesar di dunia, menceritakan kisahnya. Selain itu, situs tersebut menambahkan tangkapan layar dari video ATV, yang menggambarkan bagaimana dia mencium Chitta. The Daily Mail membagikan video tanpa subtitle, jadi pertanyaannya adalah apakah orang Inggris dapat memahami Audi. Lebih jauh Dari matahari. Dia membagikan video tanpa subtitle dengan beberapa gambar wanita di dalam monyet.
Baca lebih lajut. Setelah larangan kontak pada pengunjung ke kebun binatang biasa: Apakah terlalu menyakitkan untuk mencium monyet?

Foto: RR

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China