BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Puluhan tewas dalam serangan udara di kamp pengungsi di wilayah Tigray Ethiopia

Setidaknya 56 orang tewas dalam serangan udara di sebuah kamp pengungsi di wilayah Tigray Ethiopia, kantor berita Reuters melaporkan. Petugas penyelamat mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa 30 orang terluka, termasuk anak-anak.

Menurut pekerja bantuan, serangan itu terjadi di sebuah kamp di kota Didibet, barat laut Tigray, dekat perbatasan dengan Eritrea. Belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu. Pemerintah sebelumnya membantah menggunakan kekerasan terhadap warga sipil dalam pertempuran dengan pemberontak Tentara Pembebasan Rakyat Tigray (TPLA).

Konflik kekerasan ini meletus empat belas bulan lalu. Sejak itu, perang saudara berdarah pecah antara pasukan pemerintah dan Front Pembebasan Tigray. Pertempuran telah meluas di beberapa wilayah. Pemberontak memperoleh kekuatan dan maju menuju ibu kota, Addis Ababa, tetapi terpaksa mengambil posisi bertahan pada akhir tahun lalu dan mundur pada akhir Desember. Kembali dari dua daerah.

Ribuan kematian

Kemarin, pemerintah Ethiopia menulis dalam sebuah pernyataan bahwa aku ingin berbicara Dengan pemberontak dari wilayah di utara negara itu. Pemerintah juga memberikan amnesti kepada para tahanan politik penting yang telah menyatakan dukungannya kepada para pemberontak di Tigray.

Ribuan orang telah terbunuh sejak perang dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal.

READ  Kaum muda menentang Kremlin, tetapi mereka masih mendukung Putin secara luas