BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Raksasa smartphone Cina Vivo diluncurkan di Belanda

Vivo telah menjadi salah satu merek ponsel terbesar di China selama bertahun-tahun dan merupakan pesaing utama Xiaomi dan Honor. Seperti merek ponsel Cina Oppo, Realme dan OnePlus, Vivo adalah bagian dari grup BBK Elektronik. Merek tersebut belum aktif di Belanda, bahkan hingga saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Vivo secara bertahap memasuki lebih banyak negara Eropa, dan merek tersebut sekarang tersedia di 22 negara di Eropa.

Vivo memulai di sini dengan tiga perangkat, dengan X80 Pro, di atas. Perangkat ini memiliki layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1440 piksel dengan refresh dinamis 120 Hz dan kecerahan puncak 1500 nits. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1, memiliki RAM 8 atau 12 GB, baterai 4700 mAh, dan pengisi daya cepat 80W, yang mengisi penuh perangkat dalam 40 menit.

Kolaborasi dengan Carl Zeiss

Di bagian belakang perangkat terdapat empat kamera yang dikembangkan bekerja sama dengan Carl Zeiss dari Jerman. Menurut Vivo, kolaborasi ini lebih dari sekedar dorongan untuk brand awareness; Kedua perusahaan telah bekerja sama sejak akhir tahun 2020. “Ini adalah proyek R&D nyata, bukan taktik pemasaran di mana kami memasang stiker Zeiss di ponsel kami. Spesialis kamera kami di Tokyo bekerja sama dengan Zeiss di Jerman,” kata Ivan Poljak, Senior Director Branding and Corporate PR di Vivo.

Vivo dan Zeiss telah berkolaborasi pada kedua perangkat lunak foto dan, misalnya, pelapis lensa khusus. Mereka harus, misalnya, memastikan bahwa tidak ada silau yang tidak diinginkan dari tiang lampu yang muncul selama foto selama foto malam. “Kami membawa warna alami kembali ke smartphone,” kata Poljak. “Ponsel pesaing sering menampilkan warna yang berlebihan, setidaknya kami ingin memberikan pilihan kepada konsumen. Kami melihat bahwa banyak pelanggan lebih menikmati fotografi.”

READ  De mysterieuze Franse "Ferrari" waarvan 10 exemplaren ooit voor de verkoop werden gemaakt | de auto's

Vivo X80 Pro memiliki kamera utama 50MP, lensa sudut lebar 48MP, kamera telefoto 12MP, dan kamera depan 8MP dengan zoom optik 5x. Kamera selfie memiliki resolusi 32MP yang sangat tinggi, sehingga dapat beralih antara mode sudut ultra lebar atau mode zoom dalam mode normal.

Toko Belanda: Belsimpel dan The Phone Lab

Vivo memulai penjualan di Belanda melalui Belsimpel. Penjual ponsel ini mulai online tetapi sekarang memiliki toko di tujuh kota di Belanda. “Dengan cara ini, pelanggan pertama kali dapat melihat perangkat dalam kehidupan nyata,” kata Poljak. Perbaikan sedang dilakukan bekerja sama dengan The Phone Lab, sebuah reparasi perangkat keras di delapan lokasi di Belanda.

Vivo X80 Pro tersedia mulai 1099 euro. Selain itu, Vivo akan menghadirkan di negara kita Vivo Y76, smartphone 6,58 inci dengan layar LCD 1080p, chip MediaTek Dimensity 700 dengan 5G dan kamera 50 megapiksel. Ponsel ini tersedia mulai dari 299 euro. Ada juga Vivo Y33s, dengan layar LCD 1080p 6,58 inci, chip Mediatek Helio G80, dan kamera 50MP. Ponsel ini tersedia mulai 219 euro. Ada juga aksesoris seperti penyumbat telinga nirkabel untuk penggunaan biasa, terutama untuk olahraga.

Lebih banyak alat dari sekedar smartphone

Dalam jangka panjang, Vivo berharap dapat membawa lebih banyak gadget ke pasar di Belanda hanya selain smartphone. Kemudian akan menjadi perangkat baru yang dirahasiakan. Smartphone yang sekarang datang ke Belanda telah tersedia di luar negeri selama beberapa bulan sekarang. Awalnya, Vivo berharap bisa menjual ribuan hingga puluhan ribu perangkat. “Tapi di negara-negara seperti China, Indonesia dan India kami sangat agresif menjual atau menjadi pemimpin pasar,” tawa Poljak.

READ  Cardio Fitness Beverwijk kembali ditutup sepenuhnya