BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Sedikitnya 129 suporter sepak bola tewas dalam kerusuhan di sebuah stadion di Indonesia hari ini

Sedikitnya 129 orang, termasuk dua polisi, tewas dalam kerusuhan sepak bola di kota Malang, Indonesia, Sabtu. Pihak berwenang mengatakan sekitar 180 orang dirawat di rumah sakit.

Kerusuhan pecah di kota di provinsi Jawa Timur setelah pertandingan antara klub Arima dari Malang dan Persibaya Surabaya dari Surabaya. Arema FC kalah 2-3, setelah itu ribuan fans kedua tim menyerbu lapangan.

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Lebih dari tiga puluh orang meninggal karena terancam punah di lapangan. Korban lainnya meninggal kemudian di rumah sakit, terutama karena kekurangan oksigen.

Gambar dari situs berita tvOne Terlihat puluhan orang berada di rumah sakit menunggu pertolongan. Kebakaran juga akan merusak tribun penonton dan stadion di Malang.

Klub yang bermain pada hari Sabtu adalah kompetisi yang ketat

Arima dan Persibaya Surabaya adalah rival sengit. Kedua klub bermain di divisi satu sepak bola Indonesia, Liga Indonesia 1. Semua pertandingan di divisi tersebut telah ditangguhkan selama seminggu dan Persatuan Sepak Bola Nasional PSSI telah mengumumkan bahwa mereka akan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.

Menteri Olahraga Indonesia Zinedine Amali menginginkan aturan keamanan yang lebih ketat di sekitar pertandingan sepak bola. Dia juga mengatakan ingin menyelidiki apakah pertandingan bisa diadakan tanpa penonton.

Polisi di Jawa Timur telah menyarankan sebelum pertandingan bahwa hanya penggemar tim tuan rumah yang diizinkan masuk ke stadion. Pasalnya, persaingan antara kedua klub cukup tinggi. Tidak jelas mengapa saran ini tidak diikuti.

READ  Royal IHC membangun kapal yang unik dan berkelanjutan di Indonesia untuk mendukung ladang angin lepas pantai | Dordrecht