Dua petugas ditikam sekitar pukul 19.15 pada hari Kamis di dekat stasiun kereta api Brussels-Utara. Petugas yang meninggal diduga ditikam di leher. Petugas lainnya dibawa ke rumah sakit.
Pelaku juga dibawa ke rumah sakit setelah ditembak di bagian kaki dan perut. Di sana dia meninggal.
Motifnya belum diketahui, tetapi polisi sedang menyelidiki apakah ada kaitannya dengan terorisme. Menurut saksi mata, pelaku berteriak:Allah Maha BesarYang artinya ‘Allah Maha Besar’.
Pria itu, yang tinggal secara ilegal di Belgia, dilaporkan telah melaporkan dirinya ke kantor polisi di Brussel hari ini. Di sana dia akan mengatakan bahwa dia ingin membunuh petugas polisi. Polisi menanyai pria itu, tetapi kemudian membebaskannya, laporan mengatakan HLN.
Perdana Menteri Belgia Alexandre de Croo menyampaikan belasungkawa kepada kerabat terdekat perwira tersebut. Menteri Dalam Negeri Annelies Verlinden berbicara tentang “drama mengerikan dan berita memilukan”.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark