Di Spanyol, polisi telah menangkap seorang guru yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap setidaknya 36 anak berusia antara 4 dan 8 tahun. Polisi Spanyol mengatakan pria itu telah memposting foto pelecehan itu secara online.
Ini tentang seorang warga Inggris yang telah duduk di sekolah dasar sejak 2016 dengan surat-surat palsu dan sertifikat kelakuan baik yang dipalsukan. Di Inggris, dia sebelumnya divonis dua tahun penjara karena memiliki pornografi anak.
Selain pekerjaannya sebagai guru, ia juga mengasuh anak-anak di rumah, termasuk sebagai pengasuh dan pasangan. “Pria itu menyalahgunakan posisinya sebagai guru untuk mendapatkan kepercayaan orang tua dan siswa,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Informasi anonim
Polisi Australia menemukan pria itu dalam penyelidikan besar-besaran terhadap eksploitasi seksual anak di bawah umur di Internet. Tersangka membagikan foto dan video kriminal melalui Jaringan Tor, jaringan global terbuka tempat orang dapat berbagi informasi secara anonim. Beberapa fitur dalam snapshot diperbolehkan Sekolah di Madrid Tempat kerja pria itu diakui.
Di saat yang sama, penyidik juga sudah menyelidiki smartphone yang digunakan. Karena tersangka menggunakan perangkat OS Inggris, identitasnya bisa dilacak. Sejumlah besar komputer, hard drive, dan gambar vektor yang berisi pornografi anak ditemukan di apartemen guru.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark