BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Serangan malam ini juga menimpa pemimpin Hamas di Tel Aviv dan Gaza

Lagi-lagi, tadi malam, ada penyerangan di Gaza dan Israel. Tentara Israel menyerang rumah pemimpin Hamas Yahya Sinwar. Bangunan tersebut dikatakan telah hancur total, tetapi Sinwar tidak hadir pada saat penyerangan tersebut.

Ada serangan di tempat lain di Gaza. Sumber medis mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa setidaknya tiga warga Palestina tewas. Sebuah nomor tak dikenal terluka.

Israel telah mengancam akan melancarkan serangan baru. Seorang juru bicara militer mengatakan tadi malam bahwa fasilitas milik Hamas dan Jihad Islam akan menjadi sasaran dari Sabtu malam hingga Minggu.

Rudal di Tel Aviv

Sesaat sebelum serangan Israel, roket ditembakkan dari Gaza ke sasaran di Israel. Kemudian pertahanan anti-pesawat Israel mulai beroperasi. Iron Dome mencegat beberapa rudal.

Militer Israel mengatakan bahwa alarm serangan udara dibunyikan di Tel Aviv dan daerah sekitarnya. Alarm serangan udara juga bisa berbunyi di tengah negara. Di Indonesia Tentara berbicara tentang rentetan roket dari Hamas.

Hamas mengancam akan meluncurkan roket ke Tel Aviv beberapa jam sebelum penyerangan. Tidak ada konfirmasi apakah target terkena atau ada korban. Menurut Associated Press, seorang pria bisa saja meninggal setelah sebuah rudal menghantam rumahnya.

Penghancuran gedung media

Serangan roket ke Israel terjadi setelah tentara Israel, sehari sebelum pembangunan blok perumahan di Kota Gaza dengan roket Hancur. Bangunan itu menjadi kantor Al Jazeera dan The Associated Press. Menurut Israel, bangunan itu juga digunakan oleh intelijen Hamas dan Organisasi Jihad Islam ekstremis. Tidak ada korban jiwa dalam serangan itu karena Israel telah memberikan peringatan dini bahwa gedung tersebut dapat dievakuasi.

READ  Seorang pria terjebak di mesin pertanian selama dua hari | di luar negeri

Sebuah video yang diposting di YouTube menunjukkan jurnalis mengevakuasi gedung setelah mendapat peringatan: