The news is by your side.

Solidaritas Jurnalis Bali Tuntut Presiden Cabut Remisi Pembunuh Jurnalis

0

Penulis: Rosid

Gabungan elemen jurnalis dari AJI, PWI, LBH dan sejumlah elemen lainnya mendesak pencabutan remisi terhadap Susrama pembunuh jurnalulis.

Balicitizen.com, Denpasar- Seratusan massa dari berbagai elemen berkumpul menuntut Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memganulir pemberian remisi perubahan kepada I Nyoman Susrama, otak pekaku pembunuhan jurnalis Radar Bali, AA Gede Narendra Prabangsa, Jumat(25/1) pagi. Aksi tersebut diikuti berbagai elemen yang tergabung dalam Solidaritas Jurnalis Bali (SJB). 

Seratusan massa ini terdiri dari AJI Kota Denpasar, PWI Bali, IJTI Bali, LBH Bali, PPMI Bali, Pena NTT, LABHI BALI, Frontier Bali, AMP Bali, Manikaya Kauci, LMND Bali, dan berbagai elemen organisasi maupun individu yang mendukung kemerdekaan pers.

Nandhang R Astika selaku koordinator aksi mengatakan, aksi ini digelar untuk menuntut Presiden Jokowi menganulir revisi terhadap pembunuh Prabangsa. Ia mengatakan aksi semacam ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. 

Ia menegaskan, bahwa pemberian remisi ini merupakan langkah mundur untuk kebebsan pers. Pasalnya, kasus Prabangsa merupakan satu dari beberapa kasus yang bisa terungkap pembunuhnya.

“Artinya, setelah kasus ini mampu diproses justru ada perubahan. Ini adalah kemunduran terhadap kebebasan pers,” tegasnya. 

Ia menambahkan, jika revisi ini tak diicabut berakibat pelaku kejahatan terhadap pers akan hilang rasa jeranya. Soalnya, kasus yang jelas-jelas sudah divonis bersalah justru diberi pengurangan hukuman. 

“Jadi, sudah sepatutnya kita harus menolak itu. Upaya kampanye akan terus dilakukan dan akan melakukan pengawalan terhadap tuntut ini. Pihaknya akan terus mendatangi Kemenkumham Bali hingga ususlan untuk merevisi hukuman dicabut,” pungkasnya.( ros/ari )

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.