Pengembang Heroes, Relic Entertainment, sedang melakukan PHK. Perusahaan mengumumkan hal ini di media sosial. Studio tersebut menjadi independen seminggu yang lalu. Kemudian perusahaan tersebut dipisahkan dari SEGA.
“Sebelumnya hari ini kami membagikan rincian PHK dengan karyawan Relic.” Studio menulis di LinkedIn. “Memecahkan orang bukanlah keputusan yang mudah dan dibuat semata-mata dengan tujuan memberikan Relic peluang terbaik untuk bertahan hidup di industri yang semakin tidak menentu. Hal ini sama sekali tidak mencerminkan pengalaman, semangat, atau karakter karyawan yang terlibat.”
Relic tidak melaporkan jumlah karyawan yang terlibat. Namun, produk Relic eksternal melaporkan dalam pesan LinkedIn terpisah Ini menyangkut 41 orang, Pemain PC mencatat. Tahun lalu, studio tersebut memecat 121 karyawan sebagai bagian dari reorganisasi.
Putaran PHK baru terjadi seminggu setelah Relic Entertainment bertransisi menjadi studio independen. Perusahaan tersebut hingga saat ini dimiliki oleh SEGA, namun dijual pada akhir Maret. Relic kemudian akan berlanjut sebagai studio yang dikelola secara independen. Perusahaan dapat melanjutkan usahanya secara mandiri “dengan bantuan investor luar”. Belum diketahui siapa investor tersebut.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0