Ini tentang dua belas galaksi berbeda yang dihubungkan oleh ekor. Ekor ini terbentuk karena galaksi-galaksi saling menarik satu sama lain karena gravitasinya. Ini menandakan bahwa galaksi-galaksi akan bertabrakan suatu saat nanti.
Berkat Teleskop Hubble, 425 kumpulan bintang muda lainnya ditemukan di ekornya. Setiap cluster berisi sekitar satu juta bintang. Beberapa dari bintang-bintang ini berumur kurang dari sepuluh juta tahun, sehingga disebut bintang bayi.
Menurut NASA, “Kalung Mutiara” tersebut membuktikan bahwa tabrakan galaksi sebenarnya bukanlah tabrakan, melainkan penggabungan. Tidak ada bintang yang hancur, namun bintang-bintang baru tercipta.
“Sungguh mengejutkan menemukan begitu banyak objek kecil di bagian ekornya. Hal ini memberi tahu kita banyak hal tentang bagaimana galaksi terbentuk dan bagaimana mereka bisa bergabung,” kata pemimpin peneliti Michael Rudrak. “Proses ini menciptakan generasi bintang baru yang sebelumnya tidak akan ada.”

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0