Jakarta – [update 16:25 uur] Korban tewas akibat gempa bumi yang melanda pulau Jawa di Indonesia meningkat pesat. Menurut angka terbaru yang dirilis pihak berwenang, setidaknya ada 162 korban. Gempa tersebut berkekuatan 5,6 SR dan dirasakan oleh penduduk ibu kota, Jakarta, antara lain negara.
Badan Meteorologi Indonesia mengatakan pusat gempa berada di kota Cianjur di Jawa Barat, sekitar 75 kilometer tenggara Jakarta. Gempa terjadi pada kedalaman sepuluh kilometer. Tidak ada bahaya tsunami.
“Ratusan, mungkin ribuan bangunan rusak,” kata juru bicara pemerintah daerah di Cianjur. Ini termasuk sekolah, rumah sakit, rumah dan toko. Gempa juga menyebabkan listrik padam. Pekerjaan penyelamatan terhambat oleh tidak dapat diaksesnya jalan karena tanah longsor.
Sejauh yang diketahui, tidak ada korban jiwa di Jakarta. Di sana, gedung-gedung mulai berguncang dan orang-orang dievakuasi dari kantor, antara lain. Tidak ada kerusakan serius yang dilaporkan di ibu kota.
Indonesia merupakan bagian dari Ring of Fire, sebuah wilayah di Samudera Pasifik yang memiliki lebih dari seratus gunung berapi aktif dan banyak gempa bumi. Pulau Sulawesi di Indonesia dilanda gempa berkekuatan 6,2 pada Januari 2021. Lebih dari seratus orang meninggal.

Dinda Rahmawati adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Dinda menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan pembaca masa kini.

Berita Lainnya
Tenis Anggaran Suci di Indonesia
Reaksi beragam terhadap laporan dekolonisasi di Indonesia
Bagaimana Wiljan Bloem menjadi pemain bintang di Indonesia