Uni Eropa akan menyelenggarakan kursus pelatihan sesegera mungkin untuk melatih hingga 15.000 tentara Ukraina. Majalah Jerman melaporkan bahwa negara-negara anggota memutuskan hal ini setelah berkonsultasi pada hari Senin dari cermin Berdasarkan sumber Uni Eropa.
Berdasarkan rencana, Polandia akan menerima dana dari Uni Eropa untuk menjadi “markas” pelatihan. Beberapa orang Ukraina akan dilatih di negara lain. Rincian akhir dari program pelatihan akan dibahas di Brussel minggu depan.
Jerman berencana menawarkan pelatihan pasukan di pusat simulasi pertempuran. Negara juga akan melatih insinyur Ukraina, perawat dan spesialis lainnya. Sudah pada bulan Agustus, Kanselir Olaf Schultz telah menunjukkan kesediaannya untuk melatih tentara Ukraina. Denmark sebelumnya mendukung program pelatihan untuk 130 tentara yang diawasi oleh Inggris.
Inggris, yang tidak lagi menjadi anggota Uni Eropa, telah melatih tentara Ukraina selama beberapa waktu. Pada pertengahan Juli, ribuan tentara Ukraina memulai pelatihan dasar singkat di Inggris. Dengan ilmu yang didapat para relawan, mereka seharusnya bisa melawan tentara Rusia.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark