BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Boukje de Groot-de Grave (100) ingin menyanyikan sebuah lagu

Makam Boukje de Groot-de seratus tahun. Foto: Rumah Bosma

Boukje de Groot – de Grave lahir 100 tahun yang lalu di Leeuwarden. Ulang tahunnya dirayakan Selasa pagi bersama keluarga di pusat perawatan perumahan Lycklama Stins di Wolvega, tempat tinggal abadi.

Walikota Andre van de Nadort juga hadir untuk memberi selamat kepadanya. Boukje de Groot-de Grave, yang masih cukup sehat, adalah janda dari Gosse de Groot. Sejak tahun 1946 ia bekerja sebagai penasihat ekonomi di Frisian Agricultural Society, dan pada tahun 1958 ia mulai bekerja sebagai direktur “Bank Pertanian” di Stenwick. Dari tahun 1974 hingga 1982, de Groot adalah direktur Co√∂peratieve Raiffeisen-Boerenleenbank Steenwijk en Omstreken, kemudian Rabobank. Dari tahun 1973 hingga 1982, Gosse de Groot menjadi anggota Dewan Regional CHU (kemudian CDA). Dia juga menulis buku teks tentang ekonomi pertanian.

Pada tahun-tahun itu pasangan itu tinggal di Steenwijk dan Tuk, sampai Gosse pensiun. Kemudian matahari dicari dari Tok. Mereka tinggal di Spanyol selama lebih dari sepuluh tahun dan juga memiliki rumah di Voorthuizen. Pasangan ini sering bepergian ke seluruh dunia, dari Kanada hingga Indonesia. Dari Spanyol, Lennaflat di Wolvega menjadi tempat tinggal berikutnya. Gosse meninggal pada 2010 di Wolvega. Bock de Groot sendiri telah menjadi istri penuh waktu sepanjang hidupnya. Dia memiliki empat anak, sebelas cucu dan dua belas cicit. Bokje de Groot masih suka menyanyi dan menonton TV (terutama olahraga) dan masih banyak menyebut peribahasa dan ucapan.