Chicago (ANP / RTR) – Pengujian terhadap pesawat Boeing 737 MAX menemukan cacat listrik yang tinggi. Hal ini diberitakan oleh kantor berita Reuters berdasarkan sumber penerbangan. Sejak pekan lalu, puluhan pesawat telah mendarat karena masalah dengan beberapa perangkat Max.
Pengujian pesawat tersebut sekarang menemukan masalah kelistrikan serupa di bagian lain pesawat. Boeing belum menanggapi pertanyaan Reuters.
Otoritas Penerbangan FAA melaporkan minggu lalu bahwa ini adalah masalah produksi yang memengaruhi lebih dari satu grup pesawat tertentu daripada seluruh armada. Boeing telah mengeluarkan peringatan kepada 16 pelanggan yang menggunakan pesawat 737 Max. Ini tentang penerbangan United Airlines dan American Airlines.
Hidung
Perangkat tersebut dirilis untuk digunakan kembali beberapa bulan lalu. 737 MAX mendarat di seluruh dunia hampir dua tahun lalu setelah dua kecelakaan dua bulan lalu. Dalam kedua kasus tersebut, ditemukan sistem keamanan untuk mendorong hidung pesawat kembali ke bawah, yang sebenarnya tidak diperlukan. Kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia telah menewaskan ratusan orang.
Sekarang masalahnya tidak terkait dengan kenakalan zaman. Tetapi kepercayaan pada pabrikan pesawat berada dalam bahaya mengambil langkah lain.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China