Sedikitnya tujuh orang tewas dalam kebakaran besar di sebuah gedung milik Kementerian Pertahanan Rusia, kantor berita resmi Rusia TASS melaporkan. Lebih dari 25 orang juga terluka.
Bangunan, di mana sistem pertahanan rudal dan rudal sedang dikembangkan, terletak di Tver, sekitar 165 kilometer barat laut Moskow di jalan dari Moskow ke Saint Petersburg.
Gambar video menunjukkan awan asap hitam tebal yang memancar dari Research Institute of the Russian Air and Space Force. Orang-orang yang berada di dalam gedung diduga melompat keluar jendela dari lantai atas untuk menghindari api. Dikatakan bahwa sekitar tiga puluh orang terluka. Ratusan petugas pemadam kebakaran dan helikopter terlibat dalam memadamkan api.
Kerusakan kabel listrik
Api diyakini disebabkan oleh kabel listrik yang rusak, TASS melaporkan. Lembaga tersebut juga dikatakan telah mengembangkan senjata yang akan digunakan Rusia dalam perang melawan Ukraina, seperti rudal Iskander dan S-400.
Kementerian Pertahanan Ukraina berbicara di Twitter tentang pukulan keras yang bisa disebabkan oleh “korupsi dan tidak bertanggung jawab Rusia.”
Gambar-gambar tersebut menunjukkan awan asap hitam tebal yang berasal dari Research Institute of the Russian Air and Space Force:

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark