De Aust disutradarai oleh Jim Taehouto, sutradara film pemenang penghargaan Wolf and Rabat, dan dibintangi oleh pemenang Goden Calf Marawan Kanzari, yang dikenal sebagai Aladdin dan Insting, dan Martin Lakimer, yang terkenal dengan Perang Musim Dingin dan Harapan Belanda, di antaranya orang lain.
Kisah De Oost berlatar tahun 1946 di Indonesia, ketika tentara Belanda Johan (Martijn Lakemeier) dikirim ke Hindia Belanda. Selama misi, Johan berteman dengan Panglima Angkatan Darat Westerling (Marwan Kanzari), saat perang meningkat dan penduduk memasuki perlawanan.
Ide untuk film tersebut muncul dari penelitian pribadi oleh Taehoto: “ Saat meneliti sejarah nenek moyang saya di Kepulauan Maluku, saya menemukan seluruh perang yang belum pernah saya dengar di sekolah sebelumnya, yang juga merupakan film di Belanda. . Disekitarnya. Ketika saya mulai membaca lebih banyak tentang itu dan berbicara dengan lebih banyak saksi mata, keinginan untuk melakukan sesuatu dengan topik sebagai pembuat film menjadi semakin kuat. Ini menghasilkan cerita De Ost.
De Oost akan diluncurkan di Prime Video dan di bioskop-bioskop Belanda pada 13 Mei, untuk mengantisipasi pembukaan kembali bioskop.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610