Sedikitnya empat orang tewas dan 60 lainnya luka-luka setelah gempa berkekuatan 7,1 SR mengguncang pulau Luzon, Filipina, Rabu. Getaran kuat dirasakan di ibu kota, Manila, dan di banyak bagian nusantara.
Banyak rumah dan bangunan rusak. Sebagai tindakan pencegahan, listrik telah terputus di beberapa tempat.
Gempa terjadi pada kedalaman relatif 10 kilometer. Pusat gempa berada 11 kilometer dari Dolores di provinsi Abra. Kotamadya memiliki populasi sekitar 45.000.
Sebuah rumah sakit di Abra dievakuasi setelah sebagian bangunan runtuh. Para pejabat mengatakan tidak ada korban jiwa. Gubernur Abra Joy Pernos merilis foto rumah sakit yang rusak Facebook. Ini termasuk lubang besar di fasad depan.
Gempa juga terasa di ibu kota, Manila, 233 mil selatan pusat gempa. Banyak bangunan telah dievakuasi. Layanan kereta metro juga dihentikan selama jam sibuk pagi hari.
Seperti Indonesia, Filipina terletak di Cincin Api Pasifik, yang memiliki hampir 130 gunung berapi di Samudra Pasifik. Banyak gempa terjadi di wilayah ini. Pada bulan Oktober 2013, gempa berkekuatan 7,1 melanda pulau Bohol di Filipina tengah. Lebih dari dua ratus orang tewas.

“Penggemar TV Wannabe. Pelopor media sosial. Zombieaholic. Pelajar ekstrem. Ahli Twitter. Nerd perjalanan yang tak tersembuhkan.”

More Stories
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China
Indonesia Buka Pasar Karbon Kehutanan untuk Masyarakat dan Dunia Usaha
Cisco Tambal Empat Celah Kritis pada Identity Services dan Webex yang Berpotensi Eksekusi Kode