Google telah menghapus tautan ke cache halaman dari hasil pencarian. Navigasi ke versi situs lama yang diindeks selalu dapat dilakukan melalui tautan cache, tetapi Google tidak lagi menganggap opsi ini relevan.
Karyawan Google Danny Sullivan membenarkan Fungsi cache sudah tidak terlihat lagi di hasil pencarian. Pengguna selalu dapat mengklik untuk informasi lebih lanjut tentang suatu halaman di hasil pencarian dan menemukan cache halaman tersebut di sana. Ini adalah halaman yang diindeks oleh Google, yang terkadang menampilkan informasi berbeda, misalnya, jika halaman tersebut baru saja diperbarui.
Menurut Google, fitur tersebut sudah tidak relevan lagi, kata Sullivan. Fungsi cache diperkenalkan bertahun-tahun yang lalu, terutama sebagai alternatif mengunjungi situs web jika situs web asli tidak dapat dimuat karena koneksi yang buruk, misalnya. “Saat ini, banyak hal telah membaik. Itu sebabnya Google memutuskan untuk menghentikan fitur ini,” katanya.
Google mulai menghapusnya secara perlahan beberapa bulan yang lalu. Beberapa pengguna Saya sebenarnya menyadarinya pada awal Desember tahun lalu. Google menunjukkan penggunaan Konsol pencarian Google Untuk pengguna yang ingin melihat versi situs yang di-cache. Ada juga banyak alternatif untuk melihat halaman web lama, mis Mesin jalan kembali.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0