BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia membatalkan pembelian pesawat tempur Mirage 2000 bekas yang kontroversial

Indonesia membatalkan pembelian pesawat tempur Mirage 2000 bekas yang kontroversial

Karena kekurangan anggaran, TNI AU membatalkan pembelian kontroversial sejumlah pesawat tempur Dassault Mirage 2000 bekas. Pesawat Qatar tersebut akan digunakan sebagai zona penyangga hingga pesawat baru Dassault Rafale yang diakuisisi pada tahun 2022 tiba.

Pada bulan Juni 2023, pemerintah setempat mengumumkan bahwa mereka akan melanjutkan rencananya untuk mengakuisisi 12 pesawat Mirage 2000-5 yang dinonaktifkan oleh Angkatan Udara Qatar, sebagai tindakan sementara hingga pesawat baru tersebut tiba. Pembelian senilai €733 juta ini dibela oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang mendapat banyak kritik dari pihak oposisi, dengan menyatakan kurangnya sumber daya untuk pemeliharaan pesawat jangka panjang. Sementara itu, Subianto mengatakan pesawat tersebut masih memiliki 70% jam terbang yang tersedia.

Keputusan tersebut diambil tak lama setelah juru bicara pemerintah Dehnil Anzar Simanjuntak membenarkan bahwa TNI-AU telah memilih untuk menunda kesepakatan tersebut karena keterbatasan anggaran negara, dan malah berinvestasi pada peningkatan pesawat yang sudah ada di armada. Setelah berhari-hari menunda pembelian, Indonesia mulai membayar batch ketiga dan terakhir pesawat Rafale.

Indonesia memilih membeli pesawat Mirage yang digunakan di Katar.  Foto: Angkatan Udara AS.
Indonesia memilih menunda pembelian pesawat tempur Mirage bekas dari Qatar. Foto: Angkatan Udara AS.

Rencana tersebut mungkin juga dibatalkan karena dugaan korupsi menjelang pemilihan presiden Indonesia, di mana Subianto adalah salah satu kandidat terdepan. Menurut Group of States Against Corruption (GRECO), pengawas antikorupsi Dewan Eropa, Dahnil Simanjuntak mengadakan perjanjian dengan Excalibur International, perusahaan asal Republik Ceko yang menjadi mediator dalam perundingan tersebut.

Juru bicaranya menolak tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa artikel GRECO bertujuan untuk memanipulasi pemilu. Ke gerbang KeduaSimanjuntak membenarkan pembatalan pembelian jet tempur tersebut dan menyebut tuduhan korupsi tersebut tidak berdasar.

Menurut survei angkatan udara dunia 2024, Indonesia memiliki 32 pesawat tempur F-16A/B/C/D, lima Sukhoi Su-27, dan 11 Su-30. Terlepas dari kekuatan dan kemampuannya, model-model tersebut sudah merupakan model veteran, dan pembaruan – yang sudah lama diinginkan TNI-AU – disambut baik. Armada tempurnya dilengkapi dengan pesawat serang turboprop BAe Hawk Mk.200, pesawat latih A-29 Super Tucano, dan pesawat latih KAI T-50 Golden Eagle.

READ  Albert Heijn memperluas e-commerce dan ingin mendorong sinergi dengan bol.com