BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia memblokir PayPal, Steam, Yahoo, dan situs web perusahaan lainnya

Agensi Pers Prancis

NOS. Berita

Indonesia telah memblokir akses ke beberapa situs web besar karena situs tersebut tidak sesuai dengan peraturan di negara tersebut. Akibatnya, 191 juta pengguna Internet Indonesia tidak bisa lagi menggunakan mesin pencari Yahoo, situs pembayaran PayPal, dan platform game seperti Steam dan EpicGames.

Undang-undang tersebut sudah diperkenalkan pada November 2020 dan mewajibkan perusahaan untuk memberikan data kepada pihak berwenang jika mereka memintanya. Perusahaan internet juga harus menghapus “konten ilegal” atas permintaan pemerintah. Batas waktu pendaftaran perusahaan berakhir pada hari Jumat.

Perusahaan internet terbesar, seperti Amazon, Apple, Facebook dan Google, pada menit terakhir menyetujui undang-undang untuk mencegah blokade. Tetapi perusahaan lain belum terdaftar di pihak berwenang dan karena itu tidak lagi dapat diakses.

Uang tunai

Langkah tersebut menuai kecaman dari netizen Indonesia. Tagar seperti #BlokirKominfo (Larangan Kementerian Komunikasi), Epic Games, dan PayPal menjadi trending di Twitter. Misalnya, orang merasa bahwa tindakan tersebut sangat memukul industri game online Indonesia. Penerjemah lepas yang menggunakan PayPal juga terpengaruh oleh blokade.

Menurut Kementerian Perhubungan, situs web akan dapat diakses kembali jika mematuhi hukum dan peraturan setempat. Larangan PayPal kemungkinan akan dicabut untuk waktu yang singkat sebelum itu, sehingga orang dapat menarik uang yang mereka miliki di akun mereka.

READ  Mata uang China, India dan Indonesia dapat pulih setelah penutupan