Jaksa Allison Moe meminta juri untuk “menuntut tanggung jawab sosialita Inggris” atas pelecehan seksual terhadap empat wanita ketika mereka masih di bawah umur. Pelecehan itu diduga terjadi antara 1994 dan 2004. Maxwell bisa saja memenangkan kepercayaan gadis-gadis itu dan kemudian melecehkan mereka oleh Epstein.
Mo tidak percaya Maxwell mengetahui pelecehan Epstein karena mereka memiliki hubungan yang lama. “Ketika Anda telah bersama seseorang selama sebelas tahun, Anda tahu apa yang disukai orang lain. Epstein menyukai gadis di bawah umur. Dia suka menyentuh mereka. Maxwell tahu itu.”
Maxwell mengaku tidak bersalah di pengadilan. Selama persidangan, pembela mempertanyakan pernyataan empat wanita dan memanggil ahli memori. Pengacara Maxwell mengatakan jaksa melihat klien mereka sebagai kambing hitam karena Epstein sendiri tidak bisa lagi dituntut. Dia bunuh diri di penjara pada 2019 menunggu pelanggaran seksual terhadapnya.
Persidangan di New York akan berakhir lebih awal dari yang diperkirakan. Pembela mendengarkan sembilan saksi yang berbicara dalam dua hari. Maxwell sendiri tidak berbicara. Jaksa telah memanggil 23 saksi dalam dua minggu terakhir, termasuk empat tersangka korban. Operasi itu diperkirakan akan memakan waktu sekitar enam minggu. Maxwell bisa menghadapi hingga 80 tahun penjara.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark