
Pemerintah Korea Selatan telah mengeluarkan keputusan tentang pembuangan film poliamida dari Tiongkok, Thailand dan Indonesia serta aluminium hidroksida dari Tiongkok dan Australia.
Pada hari Kamis, Komisi Perdagangan Korea di bawah Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi mencapai keputusan akhir pada pertemuan tersebut.
Panitia menyebutkan kerugian yang ditimbulkan pada industri lokal akibat impor film poliamida dari China, Thailand dan Indonesia dengan harga lebih rendah dari harga standar, dan mengusulkan kepada Kementerian Perekonomian dan Keuangan untuk mengenakan bea anti dumping berkisar antara 4,9% – 28,6% pada komoditas sepanjang tahun. 5 tahun ke depan.
Film poliamida adalah bahan sintetis yang digunakan dalam bahan kemasan makanan berpendingin dan beku serta dikemas dalam kemasan retort, obat-obatan, deterjen, sampo, dan tas berisi elektrolit baterai sekunder.
Selain itu, Komite mengusulkan tarif anti-dumping antara 13,99% dan 37,96% untuk jangka waktu lima tahun terhadap aluminium hidroksida dari Tiongkok dan Australia.
Aluminium hidroksida terutama digunakan sebagai bahan baku bahan pengolahan pemurnian air, deterjen sintetik, bahan percepatan dan antasida.
Pada bulan Februari, Komisi memulai penyelidikan terhadap pembuangan film poliamida dan aluminium hidroksida, melalui audit tertulis, pertemuan pemangku kepentingan, pemeriksaan uji tuntas di lokasi, dan dengar pendapat publik.
Kementerian Perekonomian akan membuat keputusan akhir mengenai penerapan bea masuk anti-dumping dalam waktu 12 bulan setelah komite memulai penyelidikannya, dengan opsi perpanjangan enam bulan.
Menulis ke Soo Hyun Kim di [email protected]

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610