Rekaman mengejutkan yang diambil oleh Stahl menunjukkan kerumunan orang berguling satu sama lain melalui gerbang pemakaman untuk menghindari tembakan. Orang-orang bersembunyi di balik batu nisan, hopscotch terluka oleh patung, atau terbaring sekarat di tanah. Kemudian, Stahl diam-diam memfilmkan para prajurit menyisir kuburan.
Perhatikan bahwa mereka yang hadir datang menemuinya: “Mereka menunjukkan luka-luka mereka. Mereka ingin dunia melihat. Orang yang sekarat percaya bahwa kematian mereka kurang penting daripada fakta bahwa kematian mereka memiliki arti.” Diperkirakan 200 orang tewas dalam pembantaian tersebut.
diselundupkan ke luar negeri
Sebelum Stahl sendiri ditangkap, dia menyembunyikan rekamannya di sebuah makam. Wartawan Belanda Saskia Koenberg kemudian menyelundupkannya ke luar negeri dengan pakaian dalamnya. Butuh empat hari untuk pergi dari Dili ke Amsterdam Dia pernah berkata Dalam Radio NOS 1 Berita. “Saya sebenarnya harus mendaftar dalam perjalanan ke pesawat karena tentara Indonesia menyeret saya menuruni tangga.”
Gambar-gambar yang mengejutkan membuat kesan yang mendalam di Barat: untuk pertama kalinya penindasan Indonesia muncul di pulau itu. Koenberg: “Sebelum itu, pemerintah Indonesia selalu menyangkalnya: tidak seburuk itu, semua orang melebih-lebihkan. Tapi foto-foto anak muda berjalan ke gereja yang berdarah, berdoa dalam bahasa Portugis, membuat kesan yang luar biasa.”

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610