BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Meskipun mengalami inflasi, tur jarak jauh lebih sering dipesan oleh orang Belanda

Meskipun mengalami inflasi, tur jarak jauh lebih sering dipesan oleh orang Belanda


Foto: Christine Roy melalui Unsplash

Bagaimana kita akan bepergian di tahun mendatang? Apakah kita pergi sesering yang kita lakukan di tahun-tahun pra-pandemi korona? Bagaimanapun, dunia menjadi lebih mahal dalam setahun terakhir. Harga tiket pesawat naik karena harga bahan bakar yang lebih tinggi, dan inflasi juga berlaku untuk berbagai tujuan liburan. Survei tren perjalanan tahunan Columbus Travel terhadap 2000 responden menunjukkan bahwa mayoritas orang Belanda belum memesan liburan pertama mereka sebelum tahun 2023.

Inflasi dan demam perjalanan

Meski total biaya perjalanan sangat membebani keputusan untuk tujuan liburan, kenaikan biaya hidup tampaknya tidak berdampak besar pada keinginan untuk bepergian saat ini. 46% responden menunjukkan bahwa inflasi tidak akan berdampak pada ke mana dan bagaimana mereka ingin bepergian pada tahun 2023. 40 persen mengatakan mereka berencana untuk melakukan setidaknya satu perjalanan pada tahun 2023, dan 37 persen berencana untuk berlibur setidaknya dua kali pada tahun depan. Mei dan September adalah bulan paling populer, diikuti oleh Juli dan Agustus.

Koof Lueken, pengamat tren dan profesor ilmu terapan di Universitas Breda, melihat ketidaksetaraan yang meningkat dalam perjalanan. Menurutnya, gap antara yang bisa dan yang tidak bisa melakukan perjalanan jauh ke Asia atau Australia akan semakin lebar pada 2023. “Kami memasuki fase baru di mana orang-orang menghadapi inflasi dengan kuat. Itu menciptakan dikotomi, ”katanya. Menurut Tren Perjalanan, seperempat orang Belanda akan menghabiskan antara 3.000 dan 6.000 euro per orang untuk perjalanan tahun depan. Sekitar 8 persen orang Belanda memiliki anggaran perjalanan antara 6.000 dan 10.000 euro per orang.

Eropa, terutama Skandinavia, adalah favorit

Kurang dari 83 persen orang Belanda mempertimbangkan untuk bepergian di Eropa. Norwegia, Swedia, dan Islandia termasuk di antara 5 negara paling populer teratas. Mereka sekarang menjadi saingan tangguh bagi negara-negara liburan tradisional Eropa selatan. Dan Limburg adalah favorit untuk liburan pedalaman. Kurang dari 36 persen orang Belanda yang mempertimbangkan liburan di Belanda lebih memilih provinsi tenggara. Zeeland dan Friesland mengikuti dari jarak dekat, dengan Kepulauan Wadden sebagai inspirasi utamanya.

READ  Pratinjau: Jumat Agung? FC Eindhoven - PEC • PEC.nu

Tur jarak jauh

Seperempat juga tertarik di Amerika Utara dan Tengah. 15 teratas juga mencakup tiga tujuan non-Eropa: Kanada, Kosta Rika, dan Amerika Serikat. Wilayah ini sekarang benar-benar bangkit kembali karena turis asing disambut kembali setelah bertahun-tahun menghadapi masalah korona. Kanada, Amerika Serikat, Kosta Rika, dan Meksiko sangat populer. Rondreis.nl Negara-negara ini menawarkan banyak wisata yang indah. Amerika Utara dan Tengah lebih populer daripada Asia. Indonesia adalah satu-satunya tujuan Asia yang dapat mengandalkan minat lebih dari sembilan persen Belanda per perjalanan pada tahun 2023. Oseania juga kembali. Sekitar 7 persen orang Belanda tertarik dengan wilayah tersebut. Ini mungkin tidak terlihat banyak, tetapi dua kali lipat dibandingkan tahun 2022.

Pentingnya kedamaian dan alam

Kurang dari dua pertiga responden survei menyebutkan kedekatan dengan alam sebagai faktor penentu dalam memilih destinasi liburan. Tahun 2023, ini akan menjadi kriteria terpenting bagi Belanda saat memilih tujuan perjalanan. Cuaca/iklim disebutkan sebesar 45 persen, diikuti oleh total biaya perjalanan (42 persen) dan berbagai fasilitas budaya (25 persen).

Tren penting lainnya: mindfulness, yoga, dan bahkan liburan tidur. Dengan cara itu Anda dapat melepaskan diri dari tekanan tentang bagaimana dunia telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ini terutama menyangkut hotel yang menawarkan formula ‘tidur’ khusus termasuk kamar kedap suara, bantal yang dirancang khusus, kelas yoga, dan pijat.