Pasukan keamanan Indonesia telah membunuh seorang pemimpin militan Islam dalam baku tembak di Sulawesi. Dalam sebuah pernyataan, militer Indonesia berbicara tentang kemenangan besar dalam perang melawan terorisme.
Ia menyebut Ali Kalora sebagai ‘teroris paling dicari di negara ini’ oleh militer. Ia memimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sejak 2016. Kelompok militan itu berjanji setia kepada organisasi teroris Negara Islam pada tahun 2014.
Pendahulu Calorie, yang dianggap sebagai militan yang paling dicari, dibunuh pada 2016 oleh unit anti-teroris. Sejak itu, kekuatan kelompok telah berkurang.
MIT terus melakukan serangan terhadap petugas dan kantor polisi Indonesia. Minoritas Kristen di Sulawesi juga menjadi sasaran. Pada bulan Mei, empat orang Kristen dibunuh oleh militan. Itu sebagai pembalasan atas kematian dua militan MIT, menurut para pejabat.
Dalam beberapa bulan terakhir, militer Indonesia telah mengintensifkan operasi terhadap MIT dalam upaya untuk menyingkirkan para pemimpin kelompok tersebut. Militer mengatakan militan utama, Jaga, telah tewas di bulan Ramadhan. Empat militan lagi dicari. Setelah mereka dihapus, militer Indonesia berpikir MIT tidak akan lagi memiliki hak untuk eksis.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China