NASA kehilangan kontak dengan satelit MAVEN yang mengorbit Mars pada akhir Februari. Setelah berbulan-bulan, semuanya kembali dengan benar, tetapi satelit itu hampir hilang, kata Shannon Curry, seorang peneliti NASA. space.comkan
Pada akhir Februari, Maven mengalami masalah dengan perangkat yang mengukur orientasi satelit. Akibatnya, rotasi pesawat tidak dapat direkam dan lintasan tidak dapat diatur jika terjadi penyimpangan.
Karena masalah ini, Maven beralih ke mode keamanan yang membuatnya tertidur. Sementara itu, tim pengembang sedang mengerjakan sistem baru yang memungkinkan satelit bernavigasi dengan cara yang berbeda.
Tim telah mengerjakan perangkat lunak navigasi baru untuk beberapa waktu, yang menggunakan bintang sebagai titik referensi. Sistem itu seharusnya siap pada bulan Oktober, tetapi karena pengembangan berbulan-bulan lebih cepat dari jadwal, itu bisa dimuat ke satelit lebih awal. Hasilnya, MAVEN dapat kembali beroperasi pada akhir Mei.
Menurut Carey, mengubah satelit menjadi mode aman bukanlah bencana. Tapi kita hampir kehilangan satelit.” Dia menggambarkan masalah Maven sebagai “sangat serius dan menakutkan”.
MAVEN adalah singkatan dari Mars Atmosphere and Volatile Evolution dan telah mengorbit di sekitar Mars sejak 2014. Pesawat ruang angkasa mempelajari atmosfer Mars dan berfungsi sebagai stasiun rute untuk komunikasi antara kendaraan Bumi dan Mars.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0