BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Norge Bank mengeluarkan perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan – Milieudefensie

Norge Bank mengeluarkan perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan – Milieudefensie

Ini merupakan kabar baik, karena bank asal Norwegia ini mengirimkan sinyal penting kepada pihak-pihak yang masih bekerja sama dengan perusahaan tersebut, seperti dana pensiun ABP dan Unilever. Kami menganggap langkah ini sebagai hasil penting dari kerja sama dengan organisasi sejenis. Baca cara kerjanya.

Kelompok perusahaan yang membentuk Norges Bank, bank sentral Norwegia, Tidak termasuk dalam pembiayaan Terdiri dari Astra International (perusahaan induk dari perusahaan minyak sawit kontroversial Astra Agro Lestari), Jardine Matheson Holdings dan Jardine Cycle & Carriage. Kelompok perusahaan tersebut terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan kerusakan signifikan terhadap hutan dan lingkungan hidup di Indonesia. Misalnya saja dengan melakukan penambangan di hutan tempat hidup spesies langka seperti orangutan Tapanuli.

Hasil pekerjaan kami

Norges Bank mengambil langkah ini setelah kami, bersama dengan rekan-rekan dari WALHI, Friends of the Earth USA dan Friends of the Earth Inggris, Wales dan Irlandia Utara, mengirimi kami banyak informasi tentang dampak perusahaan. Komite Etik Bank telah melakukan penelitian ekstensif mengenai pengaruh korporasi di Indonesia.

Komite menyimpulkan bahwa bukanlah tanggung jawabnya untuk terus berinvestasi di perusahaan-perusahaan berbahaya ini. Jumlahnya banyak: Pada akhir tahun 2022, dana pensiun bank memiliki saham senilai $236 juta.

Sinyal penting

Bank Norwegia bukan sembarang bank. Bank ini menjalankan salah satu dana pensiun terbesar di dunia dan oleh karena itu menjadi contoh bagi lembaga keuangan lainnya. Adalah positif bahwa Bank Norwegia menarik diri dari perusahaan-perusahaan berbahaya ini. Hal ini memberikan sinyal penting kepada pihak-pihak yang terus menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut sehingga berkontribusi menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius. Misalnya dana pensiun Belanda ABP dan Unilever.

READ  Harga batu bara terus naik akibat perang di Ukraina

Janji-janji kosong ABP

Di ABB Pembicaraan yang bagus tentang politik mereka sendiri Hutan dan keanekaragaman hayati. Dana pensiun mengatakan pihaknya terus berupaya memperbaiki kebijakannya. Namun janji-janji itu ternyata sia-sia, karena kenyataan indah itu hanya ada di atas kertas. Dalam praktiknya, ABP terus melakukan investasi besar-besaran di Astra International, perusahaan induk dari perusahaan kelapa sawit kontroversial Astra Agro Lestari.

Nestlé, Danone, FrieslandCampina, PepsiCo dan PFZW sebelumnya telah menarik diri dari perusahaan tersebut karena menyebabkan penggundulan hutan, pencurian lahan dan kekerasan terhadap masyarakat lokal. Sebanyak 29 penyandang dana Mereka sudah menarik diri dari Jardine Matheson dan perusahaan terkait.

Minat Unilever terhadap minyak sawit

Unilever juga tetap membeli minyak sawit dari Astra Agro Lestari meski mendapat banyak peringatan. Perusahaan berbicara dengan warga sekitar yang mengindikasikan bahwa perusahaan mengambil tanah mereka. Dan ditangkap serta diintimidasi jika mereka memberontak.

Namun minat Unilever terhadap minyak sawit sangat besar. Hal ini merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab, karena Unilever, sebagai salah satu pembeli minyak sawit terbesar di dunia, mempunyai pengetahuan, dana, dan sumber daya manusia untuk membuat perubahan nyata. Unilever dapat membantu memastikan tanah yang dicuri dikembalikan kepada masyarakat Indonesia dan hutan yang hancur dapat dipulihkan.

Kekuatan ekstra untuk memberikan tekanan

Langkah Norges Bank memberikan kita kekuatan persuasif tambahan untuk melakukan lobi secara lokal dan nasional di Indonesia. Mendorong pemerintah dan Astra Agro Lestari untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi terhadap alam dan manusia di Indonesia. Kami juga terus menyerukan peraturan yang mengikat untuk menghentikan pendanaan deforestasi dan pelanggaran hak asasi manusia oleh sektor keuangan, karena semua pemodal akan terpaksa berubah.

READ  Kaag: Banyak negara masih kekurangan sumber daya dan pengetahuan untuk mengatasi perubahan iklim

Di Belanda, selain ABP dan Unilever, kami juga memberikan tekanan pada pembuat polusi besar lainnya, termasuk ING. Kami menggugat ING dalam kasus perubahan iklim baru yang inovatif, karena kebijakan iklim bank tersebut tidak memadai. Bergabunglah dengan gugatan baru ini dan jadilah penggugat bersama. Semakin banyak penggugat yang kami libatkan, semakin kuat kami jadinya.

Foto teratas: Azmar berdiri di depan sebidang tanah yang terbakar oleh industri kelapa sawit maju di desa Bongkat, Indonesia. © Ed Wray