© Disediakan oleh NU.nl
Pemulihan Pelatih Emas telah selesai. NOS akan menyiarkan film dokumenter pada bulan Juni di mana proses kompleks, yang dimulai setelah Hari Anggaran tahun 2015, sedang diikuti dengan seksama.
Kereta telah diperiksa hingga detail terakhir dan diperbaiki seperlunya.
di Pelatih Emas NOS Kami mengikuti dilema yang dihadapi kaum konservatif. Gouden Koets adalah sebuah karya seni yang memiliki nilai sejarah, tetapi juga harus menjadi ‘alat transportasi’ yang aman.
Topik lainnya adalah pembahasan Colonies Greeting Board, yang menutupi sebagian besar sisi kiri gerobak. Ini menggambarkan pria Afrika dan Indonesia setengah telanjang memberikan hadiah kepada keluarga kerajaan. Menurut kritikus, ini mengagungkan masa lalu kolonial Belanda.
Film dokumenter ini akan disiarkan pada malam pameran di Museum Amsterdam di mana pelatih emas menjadi pusat perhatian status. Pengunjung menerima informasi, antara lain, karakter, sejarah, dan simbolisme kereta, yang kemungkinan besar akan digunakan lagi setelah periode ini untuk tur kerajaan Prinsjesdag.
Kereta itu adalah hadiah dari Amsterdam kepada Ratu Wilhelmina pada pelantikannya. Sejak 1903, kepala negara mengizinkan dirinya mengemudi ke Ridderzaal di Prinsjesdag. Glass Coach digunakan untuk tujuan ini, yang juga dikeluarkan dari kandang untuk tujuan ini.
Pelatih Emas NOS Ia bisa dilihat di NPO2 pada Rabu, 16 Juni pukul 20.30.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610