Obat batuk mungkin mengandung zat beracun etilen glikol dan dietilen glikol. Belum jelas bagaimana bahan-bahan ini berakhir dan merek apa yang digunakan. Sirup obat batuk yang terkontaminasi telah ditemukan di setidaknya tujuh negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, dan anak-anak telah meninggal di tiga negara. Sebagian besar korban berusia di bawah 5 tahun. Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan terhadap minuman di Indonesia, Gambia dan Uzbekistan.
Bukan hanya satu obat
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tidak ada “insiden terisolasi”. Itulah sebabnya peringatan itu dikirim ke 194 Negara Anggota. Di Gambia, kematian terkait dengan Maiden Pharmaceuticals, namun tidak memasarkan produknya di Indonesia, sehingga diduga permasalahannya tidak terbatas pada satu perusahaan farmasi saja.
Etilen glikol dan dietilen glikol, antara lain, digunakan sebagai antibeku pada mobil. Jika orang menelannya, mereka bisa mengalami sakit perut, muntah, diare, sakit kepala, delusi, gagal ginjal, dan akhirnya kematian. Dosis terendah dianggap berbahaya pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa.
Di Indonesia, 25 orang tua telah menggugat pemerintah, karena dianggap tidak bertindak secara memadai. 200 anak di negara itu meninggal karena sirup obat batuk, termasuk Omar yang berusia dua tahun. Dalam video ini, ibunya menceritakan apa yang terjadi:

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610