Jenderal Myanmar Min Aung Hlung telah tiba di Indonesia untuk bertemu dengan para pemimpin negara-negara Asia Tenggara. KTT ASEAN didominasi oleh krisis yang meletus di Myanmar hampir tiga bulan lalu akibat kudeta militer.
Ini adalah perjalanan luar negeri pertama junta militer sejak militer mengambil alih kekuasaan pada 1 Februari. Selain kritik terhadap perubahan rezim yang dituduhkan oleh partai berkuasa Aung San Suu Kyi, ada ketidakpuasan yang meluas terhadap tanggapan pemerintah militer terhadap protes tersebut. Ratusan orang tewas dalam protes untuk memulihkan demokrasi.
Pertemuan itu berlangsung di Jakarta meskipun ada virus corona, yang menurut Indonesia menyoroti keprihatinan serius tentang situasi di Myanmar dan menunjukkan tekad ASEAN untuk mencari solusi. Menteri Luar Negeri Indonesia Redno Marsudi mengatakan negara-negara tersebut yakin dapat mencapai kesepakatan yang baik bagi rakyat Myanmar.
Negara-negara percaya Min Aung Haling berjanji untuk menjaga pasukan keamanan, diplomat dan pejabat pemerintah mengatakan kepada Reuters. Menurut pengamat, kekerasan tersebut menewaskan sedikitnya 745 orang. Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa seperempat juta orang telah terlantar sejak kudeta.
Anda dapat mengikuti topik ini

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China