Reruntuhan kapal selam Indonesia yang hilang ditemukan di dekat Indonesia. Komando militer mengumumkan hal ini pada konferensi pers di mana reruntuhan diperlihatkan.
Kapal selam itu mungkin rusak dan terbuka. Saat ini diperkirakan 53 orang di dalamnya tidak luput dari bencana. Meski demikian, pencarian terus berlanjut.
Kapal selam itu hilang Rabu dari radar di utara pulau Bali. Pencarian besar-besaran segera dilakukan, di mana kapal dan helikopter dicegat. Angkatan Udara A.S. juga membantu pencarian, seperti di Malaysia dan Singapura.
Oksigen sampai hari ini
Awalnya diperkirakan hanya kapalnya yang hilang. Namun, peluang awak kapal untuk bertahan hidup semakin berkurang dari hari ke hari karena kapal selam tersebut hanya memiliki oksigen.
Minyak yang tumpah sebelumnya ditemukan di lokasi tenggelamnya kapal selam. Menurut Angkatan Laut, ini bisa berarti kerusakan pada tangki bahan bakar.
Apa yang membuat kapal selam bermasalah masih menjadi misteri. Panglima militer mengatakan kapal selam itu tidak mungkin rusak akibat ledakan itu. “Jika ada ledakan, Sonar pasti akan menangkapnya.”
Kapal selam yang hilang telah dicari secara aktif selama beberapa hari:

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China