Demonstrasi yang lebih kecil dengan ratusan peserta telah dilaporkan di kota-kota di Timur Jauh, seperti Vladivostok dan Irkutsk. Para pengunjuk rasa meneriakkan “Freedom to Navalny” dan menuntut pengunduran diri Presiden Putin.
Para demonstran menentang pihak berwenang, yang telah menutup sebagian pusat di beberapa kota, seperti Moskow dan Yekaterinburg. Menurut Rusia OVD-Info, yang melacak protes dan penangkapan, sejauh ini ratusan orang telah ditangkap di lebih dari lima puluh kota. Rabu pagi, juru bicara dan pengacara Navalny ditangkap di Moskow.
Tim Navalny telah mengumumkan protes di lebih dari 200 situs Rusia untuk menarik perhatian pada penderitaan Navalny, 44, yang melakukan mogok makan beberapa minggu lalu.
Protes sebelumnya yang diorganisir oleh pendukung Navalny menangkap ribuan orang. Tindakan keras pihak berwenang telah menuai kecaman internasional. Apalagi di negara-negara barat ada penolakan besar untuk menangkap dan merawat Navalny.
Pembaruan makan siang
Update berita terpenting setiap hari saat makan siang.
Alamat email tidak valid. Silahkan isi kembali.
Baca baca Sini Kebijakan Privasi Kami.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark