Berita Noos•
Penjaga Pantai Tunisia menemukan 14 mayat dari laut lepas pantai Pulau Djerba. Ini adalah ketiga kalinya dalam dua hari Penjaga Pantai menemukan mayat migran.
Kemarin, 22 mayat ditemukan di utara lepas pantai kota Sfax. Tujuh mayat lainnya ditemukan di dekat Gabes di Teluk Gabes dengan nama yang sama.
Baru-baru ini, jumlah migran yang memasuki Mediterania kembali meningkat tajam. Tahun ini sudah ada hampir 50.000 orang. Menurut PBB, diperkirakan 473 orang tewas atau hilang.
Tahun lalu, jumlah pengungsi dan migran yang mencapai pulau Lampedusa di Italia mencapai rekor tertinggi. Setidaknya 123.000 orang telah menyeberang, sebagian besar dari mereka berasal dari Tunisia.
Kesepakatan Tunisia
Mengingat rekor jumlah migran yang melintasi Mediterania, Uni Eropa, yang dipimpin oleh Presiden UE von der Leyen, Perdana Menteri Italia Meloni, dan Perdana Menteri Rutte, menandatangani perjanjian dengan Tunisia pada musim panas lalu.
Negara tersebut akan menerima investasi senilai 900 juta euro dari Eropa sebagai imbalan atas peningkatan kontrol perbatasan. Kesepakatan itu mengalami kesulitan untuk dilaksanakan dan Tunisia mengembalikan sejumlah besar uang beberapa kali.
Organisasi hak asasi manusia mengkritik kesepakatan tersebut sejak awal. Beberapa hari setelah perjanjian tersebut, Tunisia dengan sengaja mengirim pengungsi dan migran melintasi perbatasan menuju gurun Libya.
Koresponden Nieuwsuur, Saskia Dekkers, berbicara dengan para penyelundup manusia tahun lalu:

Drama migran di Tunisia

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark