Pilatus terakhir mengirimkan porter PC-6 pada hari Senin. Ada yang tidak beres selama penerbangan pengiriman Pesawat jatuh.
PC-6 sedang dalam perjalanan dari Stans, Swiss ke Indonesia, tempat pabrik Pilatus berada, yang akan dioperasikan oleh Smart Aviation. Pada hari Senin, pemilik baru menerima pengiriman pesawat terdaftar PK-SNF. Di hari yang sama, mesin berangkat ke Indonesia dengan dua pilot. Bagian pertama dari penerbangan pengiriman terbang dari Stans di Slovenia ke Maribor. Dari sana penerbangan dilanjutkan ke Podgorica dan Heraklion. PC-6 akan terbang dari Heraklion ke Mesir pada Kamis pagi.
Segera setelah lepas landas dari Bandara Internasional Heraklion, pesawat mengalami masalah yang tidak diketahui, mengakibatkan pilot melakukan panggilan darurat. Log penerbangan menunjukkan bahwa PC-6 kembali mendarat di bandara Heraklion. Meskipun upaya untuk mendarat, pesawat tidak mencapai landasan. Mesin anyar itu jatuh ke laut dari ketinggian sekitar 430 meter, tujuh kilometer sebelah timur ibu kota Kreta.
Penjajah
PC-6 membawa seorang pilot berusia 62 tahun dari Indonesia dan seorang pilot berusia 32 tahun dari Afrika Selatan. Keduanya ditarik dari laut dan dibawa ke rumah sakit di Heraklion. Menurut sebuah surat kabar Yunani, pria Indonesia itu ditemukan tak sadarkan diri oleh penjaga pantai. Upaya resusitasi tidak berhasil. Pabrikan Pilatus telah mengkonfirmasi kecelakaan tersebut, namun menyatakan belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kecelakaan tersebut. “Kami mendukung pihak berwenang untuk menyelesaikan insiden ini,” kata seorang juru bicara.
Produksi
Pilatus PC-6 Porter pertama kali terbang pada tahun 1959. Sejak itu, 604 contoh telah dibuat. Tujuan awalnya adalah perangkat terakhir 2019 siap tapi karena pandemi, ditunda ke 2022. Dengan penyerahan tersebut, produksi pesawat berakhir setelah 63 tahun.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China