BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Seperti inilah itinerary kunjungan kenegaraan ke Indonesia

Ini merupakan kunjungan kenegaraan yang penting karena menggarisbawahi hubungan erat antara Belanda dan Indonesia. Pasangan kerajaan tidak duduk diam sejenak. Hanya dalam waktu empat hari mereka mengunjungi dua kota dan dua pulau. Kami berharap mereka tidak mengalami jet lag, karena program ini memberikan beberapa saat kelegaan.

Hari 1: Selasa 10 Maret

Hari pertama dimulai di Jakarta. Wim-Lex dan Máx memulai dengan meletakkan karangan bunga untuk mengenang para korban perang. Setelah itu, mereka bersiap untuk upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan Bogor. Presiden Joko Widodo dan istrinya Iriana Widodo menyambut pasangan kerajaan tersebut.

Sore harinya, Raja dan Ratu mengunjungi Makam Perang Belanda Menteng Pulo, di mana mereka meletakkan karangan bunga untuk orang-orang Belanda yang kehilangan nyawa selama Perang Dunia II dan Perang Kemerdekaan Indonesia.

Setelah momen spesial ini, pasangan itu berangkat ke pabrik cokelat Pipiltin Cocoa. Pabrik ini bekerja sama dengan para petani di Indonesia dan menawarkan kursus pelatihan agar mereka belajar cara memproduksi kakao secara berkelanjutan dan meningkatkan kualitas cokelat.

Di penghujung hari, Willem-Alexander dan Maxima bertemu dengan para peserta ekspedisi ekonomi di malam hari. Pasangan kerajaan menandatangani perjanjian kerja sama antara berbagai perusahaan Indonesia dan Belanda. Dilanjutkan dengan kunjungan ke Erasmus House untuk galeri foto inovasi; Ini adalah bagian dari kompetisi fotografer muda Indonesia. Hari itu akan ditutup dengan resepsi untuk komunitas Belanda.

Hari Kedua: Rabu, 11 Maret

Rabu pagi akan ada diskusi tentang peluang dan tantangan yang dihadapi komunitas bisnis Belanda di Indonesia. Setelah perbincangan tersebut, rombongan berangkat ke Yogyakarta dimana mereka diterima oleh Sultan di keratonnya, Kraton Naga Yogyakarta Hadengrat. Makan siang juga menunggu mereka di istana.

READ  Bencana sepak bola di Indonesia menurut peneliti disebabkan oleh gas air mata | sepak bola

Kemudian mereka langsung menuju “Hubungi Kampung”, sebuah lingkungan di mana para penghuninya telah bersama-sama meningkatkan kondisi kehidupan mereka berkat akses Internet.

Kemudian mereka melanjutkan ke Universitas Gadjah Mada (UGM), dimana kerjasama ilmiah antara Indonesia dan Belanda adalah kuncinya. Pasangan kerajaan akan mendiskusikan akademi inovatif dengan siswa, antara lain. Akademi ini diciptakan untuk merangsang kolaborasi kreatif untuk menciptakan startup digital.

Malam harinya, kunjungan ke kompleks candi Prambanan menjadi agenda. Ini adalah kompleks Hindu Jawa terbesar di Indonesia. Para pemuka agama berbicara tentang kegiatan mereka untuk mempromosikan toleransi beragama di Indonesia di tempat khusus ini. Setelah berkeliling, Willem Alexander dan Maxima menghadiri bagian dari pertunjukan tradisional Ramayana oleh grup musik Rupa de Selatan.

Hari Ketiga: Kamis 12 Maret

Pada hari ketiga, pasangan kerajaan berada di pulau Kalimantan. Hari ini adalah tentang melestarikan alam. Di Taman Nasional Sipango, pasangan kerajaan mengunjungi pusat penelitian yang terletak di tengah kawasan hutan gambut dan mengunjungi proyek pengelolaan air dan penghijauan. Akhirnya, mereka berbicara dengan mantan penebang yang sekarang berkomitmen pada pengelolaan taman yang berkelanjutan.

Setelah pagi usai, Raja dan Ratu mengunjungi suaka orangutan Nyara Menting. Lebih dari 316 orangutan muda dirawat di sini. Hewan-hewan itu diusir dari habitatnya atau kehilangan orang tuanya. Sekolah hutan khusus mengajarkan monyet untuk bertahan hidup di hutan lagi. Dilanjutkan dengan kunjungan ke peternakan khas Dayak. Pasangan ini berbicara tentang membuat rantai minyak sawit lebih berkelanjutan. Mereka juga berbicara dengan perwakilan dari komunitas bisnis.

Untuk mengakhiri hari, Wim-Lex dan Máxima berpartisipasi dalam sesi latihan sepak bola sebagai bagian dari program Pledge United. Anak laki-laki Indonesia di sini belajar untuk berbicara menentang kekerasan terhadap anak perempuan dan perempuan.

READ  Jika saya bertemu superstar lagi, saya tidak akan bertanya tentang filmnya, tetapi tentang rutinitas paginya

Hari keempat: Jumat, 13 Maret

Hari terakhir kunjungan kenegaraan ini dimanfaatkan dengan baik, saat pasangan tersebut berwisata ke Danau Toba. Di desa adat Batak, Willem Alexander dan Maxima diberikan penjelasan tentang sejarah wilayah dan perkembangannya di masa depan. Danau Toba adalah tempat yang istimewa, yang telah ditetapkan oleh Presiden Widodo sebagai lokasi baru untuk pariwisata berkelanjutan. Hari ini adalah tentang keberlanjutan.

Pasangan kerajaan akan mendapatkan penjelasan tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan di DEL Institute of Technology. Lembaga ini bekerja untuk meningkatkan kualitas air dengan memerangi penangkapan ikan yang berlebihan dan pembuangan air limbah ke danau.

Raja dan Ratu berlayar dengan perahu ke Pulau Samosir di tengah Danau Toba. Point terakhir dari program ini adalah kunjungan ke Selima Lumbo Eco Village. Ini dibentuk untuk menunjukkan kepada masyarakat lokal potensi pariwisata berkelanjutan dan pertanian organik kecil.

Koresponden Kerajaan Anne-Marie de Conder akan bepergian dengan Raja dan Ratu kita ke Indonesia, di mana dia juga akan merekam vlog baru. Dalam vlog terbarunya, Anne Marie mengunjungi kick-off De Hollandse 100, di mana dia berbicara dengan Putri Margaret dan Pangeran Bernard.