Sutradara Venlo Jim Taihuttu tidak membutuhkan penafian di awal filmnya De Oost.
Hal ini ditentukan oleh pengadilan di Amsterdam setelah Federasi Hindia Belanda (FIN) memulai proses ringkasan.
Karakter fiksi
FIN ingin memaksa melalui pengadilan agar disclaimer muncul di awal film yang harus menekankan karakter fiksi. Menurut FIN, hal ini diperlukan karena film tersebut membuat klaim sejarah yang tidak didukung oleh fakta sejarah.
Baca juga: Hakim mempertimbangkan film Taihuttu De Oos
setelah kredit
Selama sidang Jumat lalu, menjadi jelas bahwa sutradara telah memasukkan disclaimer setelah kredit. FIN tidak menganggap itu cukup karena tidak ada yang akan melihatnya. Menurut hakim, para pembuat film tidak bertindak ilegal. “Tampaknya penafian lebih dimaksudkan untuk menutupi dirinya secara hukum daripada menjangkau audiens sebanyak mungkin,” kata hakim. “Intinya adalah bahwa pembuat film tidak bertindak melawan hukum dalam penolakan mereka untuk memasukkan disclaimer seperti yang dituntut oleh FIN.”
iklan
FIN tidak pergi begitu saja dari film. Organisasi Veteran Maluku4Maluku telah mengajukan laporan. Alasan untuk ini adalah artikel di koran umum Dimana Taihutu berbicara tentang mengkritik filmnya. Organisasi Veteran mengajukan pengaduan karena menghina kelompok dan menyebarkan kebencian terhadap para korban dan veteran perang keturunan India, Belanda dan Maluku.
Baca juga: Veteran Mengajukan Keluhan Terhadap Direktur Venlo Taihuttu
kemerdekaan Indonesia
Taihutu adalah tentang seorang tentara muda Belanda yang dikirim untuk berperang melawan kemerdekaan Indonesia, dan kecemasan yang dia hadapi di sana. Martijn Lakemeier memainkan peran utama.
Film ini akan tersedia di Amazon Prime Video mulai 13 Mei.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610