Ubisoft telah berhenti mengembangkan The Division Heartland karya Tom Clancy. Perusahaan telah mengerjakan game tembak-menembak gratis ini sejak tahun 2021, tetapi mengatakan mereka menjadi lebih selektif dalam investasinya.
Ubisoft mengumumkan The Division Heartland pada tahun 2021 dan game tersebut awalnya diharapkan akan dirilis pada akhir tahun itu atau pada tahun 2022. Pada bulan Oktober 2021, diketahui bahwa game tersebut mengalami penundaan, sehingga perilisannya ditunda ke tahun fiskal 2022, yang diperpanjang mulai April 2022. hingga akhir Maret 2023.
Dan kini sepertinya game tersebut tidak akan dirilis sama sekali. Dalam Angka triwulanan terbaru menyebutkan Ubisoft Untuk menghentikan pembangunan sepenuhnya. Semua sumber daya game yang tersedia telah dipindahkan ke “peluang yang lebih besar” seperti XDefiant dan Rainbow Six.
Ubisoft baru-baru ini mengambil beberapa langkah penghematan biaya, mengurangi total jumlah karyawan lebih dari 1.700 dalam 18 bulan. Sebanyak 19.011 orang masih bekerja di Ubisoft hingga akhir Maret lalu. Perusahaan juga berhenti mengembangkan banyak game tahun lalu. Pada bulan Januari tahun lalu, Ubisoft membatalkan tiga game yang belum diumumkan dan membatalkan game arena pertarungan Project Q. Pada bulan Juli, sekuel dari Immortals: Fenyx Rising juga dikabarkan akan dibatalkan. CEO Yves Guillemot mengatakan sebaliknya IGN Perusahaan kini berada di jalur yang tepat untuk mencapai “lintasan pertumbuhan yang menguntungkan.”

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0