De Telegraaf melaporkan Kementerian Luar Negeri Belanda belum mengonfirmasi kematian wanita tersebut pada Senin sore.
Tanpa panduan
Menurut petugas informasi Polsek Karangasem Gede Sukadana, wanita tersebut mulai mendaki Gunung Agung bersama seorang temannya asal Denmark. Sebuah gunung dekat kota Karangasem di pulau wisata Bali.
“Mereka berdua mendaki Gunung Agung sekitar pukul tiga dini hari. Mereka melakukannya secara mandiri tanpa menggunakan jasa pemandu lokal,” kata Sukadana kepada situs berita Indonesia Tedik Bali. “Saat mencapai ketinggian 1.600 meter, seorang turis wanita asal Belanda terpeleset dan jatuh ke jurang yang dalam. Begitu terjatuh, pacarnya langsung turun ke bawah untuk meminta pertolongan.
Cedera serius
Setelah Dan membunyikan alarm, sekelompok dua puluh pria berkumpul untuk mengevakuasi wanita tersebut. Saat itu, wanita tersebut masih sadar dan berkomunikasi dengan pacarnya. Selat dibawa ke rumah sakit dengan luka serius.
Meski menjalani operasi darurat, dokter tidak dapat menyelamatkan nyawanya. Luka-lukanya serius, kata juru bicara polisi Sukadana. “Dia menderita patah rahang bawah, patah lengan kiri, luka di perut, dagu terkoyak, dan gigi depan patah.”


Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China