Jumlah anak yang terinfeksi hepatitis akut telah meningkat menjadi sekitar 450 di seluruh dunia tahun ini. Layanan Kesehatan Eropa (ECDC) mengatakan 11 dari mereka telah meninggal. Di Belanda, enam pasien didiagnosis dengan hepatitis berat. Sebelumnya dilaporkan bahwa 3 dari mereka telah menjalani operasi transplantasi hati.
Para dokter dan peneliti di banyak negara telah lama mencari penjelasan atas peningkatan mendadak jumlah anak kecil yang menderita hepatitis akut. Di Inggris, kondisi ini pertama kali terungkap awal bulan lalu, dan sekarang 163 kasus hepatitis parah telah didiagnosis pada anak-anak di bawah usia 16 tahun. Tiga minggu lalu masih 74. Sekarang 35 di Italia dan 22 di Spanyol. Ada juga laporan dari Amerika Serikat, Israel, Denmark, Irlandia, Norwegia, Prancis, Rumania, dan Belgia. Sekarang ada lebih dari 100 kasus di Eropa.
Sebelas anak telah meninggal karena infeksi hati misterius di Indonesia (5), Palestina (1) dan Amerika Serikat (5).
Hepatitis adalah peradangan hati. Kondisi itu datang dalam berbagai bentuk. Seringkali penyebabnya adalah virus hepatitis tertentu, tetapi menurut ECDC itu bukan bentuk virus. Jurnal ilmiah Science sebelumnya telah melaporkan bahwa banyak anak yang sakit di Inggris dinyatakan positif mengidap adenovirus. Itu virus flu.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China