Publik
ARNHEM – Di Kombulan van Brunbeek di Velperweg di Arnhem, pertemuan akan berlangsung pada Minggu 29 Januari dengan dan di sekitar anak-anak Ranchi yang lahir di laut. Topik: “Anak-anak Ranchi; Peninggalan Kolonial. Percakapan tentang Konsekuensi Sejarah Keluarga Kolonial.”
Dalam perjalanan dari Indonesia ke Belanda, 37 bayi lahir di kapal uap Ranchi. 1950: Belanda baru saja mengakui kemerdekaan Indonesia. Prajurit KNIL dan keluarganya harus buru-buru meninggalkan negara itu dengan kapal. Dalam podcast “De Ranchi Babies – A Colonial Legacy”, pembuat film dokumenter Joost Wilgenhof mengikuti semua Ranchi Babies, menyelidiki sejarah keluarga mereka dan dengan demikian mengungkap perjuangan Belanda dengan masa lalu kolonial.
Dalam pertemuan di Brunbeck, dibahas konsekuensi dari sejarah kolonial keluarga. Dimulai dengan film pendek tentang anak-anak Ranchi. Kemudian moderator Lara Neuberg akan berbicara dengan pembuat konten Joost Wilgenhoff. Menggunakan bagian dari podcast, mereka berbicara tentang topik yang muncul dalam percakapan dengan anak-anak Ranchi dan kerabat mereka.
Cerita orang lain mengajak kita berpikir tentang diri sendiri: Siapakah saya? Apa sejarah yang menjadikan saya siapa saya? Selama pertemuan ini, kutipan dari podcast akan digunakan untuk memulai percakapan tersebut. Anak-anak dan/atau anggota keluarga Ranchi yang hadir berbicara tentang pengalaman mereka. Bagaimana generasi yang berbeda menghadapi sejarah yang sama? Apa yang orang tua Anda ceritakan tentang masa lalu mereka dan bagaimana Anda menghadapinya? Bagaimana Anda meneruskan cerita sendiri atau apa yang ingin Anda sampaikan ke generasi berikutnya?
Acaranya dari jam 11 siang sampai jam 3 sore. Masuk: 10,00 € (termasuk makan siang – nasi rames). Untuk reservasi: https://bit.ly/3XiCL5U
informasi lebih lanjut: ranchibabys.nl

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610