BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Federasi Indonesia DNX Mengantongi Perjanjian Pabrik RM12.18

Dikeluarkan oleh D.M.R.

Divisi Bisnis PT DNX Telco Indonesia (PT DTI), Pt. 18 juta untuk pekerjaan utama kabel bawah laut di Indonesia.

Dalam pernyataan yang diajukan ke Bursa Malaysia kemarin, perusahaan mengatakan kesepakatan, yang diharapkan segera dimulai, akan memasang kabel kapal selam Luke-Morowali-Kentari dan Laban Bajo-Raba dalam waktu sekitar 63 hari.

Perusahaan patungan telekomunikasi multinasional Indonesia B.T. Telecom Indonesia Telecom Infra, yang dimiliki sepenuhnya oleh DPK, terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan memiliki pencatatan sekunder di Bursa Efek New York.

“Kami senang menerima perjanjian ini karena kami fokus pada pembuatan rekam jejak yang kuat untuk pekerjaan pemasangan dan perbaikan kabel bawah laut di Indonesia. M.D.

“Berdasarkan pengalaman kami, kami dapat memberikan layanan terbaik yang memenuhi spesifikasi kualitas pelanggan dan jadwal proyek,” ujarnya.

B.D. Perjanjian konsorsium telah ditandatangani pada 25 Januari 2021 oleh DTI, PD SMS dan Telecom Infra. Berdasarkan ketentuan perjanjian, federasi akan dibentuk untuk jangka waktu tiga tahun dan dapat diperpanjang untuk tiga tahun berikutnya. Setelah menerima kontrak pertama, diharapkan semua pihak akan membuat kesepakatan bersama yang tegas.

Kemampuan DNX untuk melindungi pekerjaan pemasangan dan perbaikan kabel bawah laut di Indonesia didasarkan pada properti pemasangan dan perbaikan kabel bawah laut C.S. DNX menggunakan Pacific Link sebagai kapal utama.

DNX Pacific Link memiliki kinerja canggih dan kemampuan penyesuaian dinamis standar yang diklasifikasikan sebagai DP2 untuk memastikan keakuratan posisi kapal.

READ  Bertamina Indonesia masih berusaha memadamkan api di kilang Bolong