BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

FX Bear Asia Bertahan dari Ketegangan di Timur Tengah, Kekhawatiran The Fed yang Meningkat – 19 Oktober 2023 pukul 7:08 pagi

FX Bear Asia Bertahan dari Ketegangan di Timur Tengah, Kekhawatiran The Fed yang Meningkat – 19 Oktober 2023 pukul 7:08 pagi

Investor melanjutkan pertaruhan bearish mereka terhadap sebagian besar mata uang negara-negara berkembang Asia seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah dan prospek imbal hasil AS yang lebih tinggi dalam jangka panjang mendorong mereka untuk beralih ke aset-aset safe-haven, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Kamis.

Posisi short pada rupiah India menguat ke level tertinggi sejak November 2022, sementara posisi short pada dolar Singapura mencapai level tertinggi sejak Oktober 2022. Taruhan bearish pada rupiah Indonesia mencapai level tertinggi dalam 10 bulan, menurut survei dua bulanan 11 responden.

Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, di mana ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan rumah sakit di Kota Gaza pada hari Selasa, mengkhawatirkan pasar keuangan.

Negara-negara pengimpor minyak seperti India, Indonesia dan Thailand menghadapi tekanan inflasi tambahan karena tingginya harga minyak.

Mengingat bahwa pasar mungkin masih khawatir terhadap konflik dan kemungkinan kenaikan suku bunga AS dalam jangka waktu yang lebih lama, “Saya memperkirakan nilai tukar di Asia akan tetap sedikit melemah atau berada di kisaran level saat ini untuk waktu yang lebih lama,” kata Boon Panchpipol, ahli strategi pasar di Krung Thai. . Bank.

Pemulihan mata uang Asia memerlukan pertumbuhan dan keuntungan serta dolar AS, namun “hal tersebut belum ada saat ini,” kata Christopher Wong, ahli strategi mata uang di OCBC.

Komentar baru-baru ini dari pejabat Federal Reserve AS mengisyaratkan sedikit perubahan dalam prospek kebijakan bank sentral, sehingga memberikan sedikit keringanan pada aset-aset Asia seiring dengan melemahnya dolar dan penurunan imbal hasil Treasury.

Jajak pendapat dua mingguan ini dilakukan menjelang data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan, sehingga mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi.

READ  Marketmind: safe havens klasik menang dalam krisis global

Nada yang lebih pesimistis dari juru bicara Fed – yang mencatat bahwa menaikkan suku bunga jangka panjang akan melakukan sebagian pekerjaan The Fed dan mengurangi kebutuhan untuk kenaikan lebih lanjut – tampaknya kurang meyakinkan mengingat data tangguh yang diungkapkan analis ING dalam laporan mereka. klarifikasi.

Survei menunjukkan bahwa investor mengurangi posisi short mereka pada yuan Tiongkok dan ringgit Malaysia. Taruhan bearish pada baht Thailand turun setelah mencapai level tertinggi dalam tiga bulan.

Baht Thailand bisa mendapatkan dukungan jangka pendek dari pembelian safe haven seperti emas. Kenaikan harga emas biasanya menyebabkan aksi ambil untung dan mendukung baht, kata Panichpibol dari Krung Thai Bank.

Sementara itu, pasar masih mengkhawatirkan sektor real estate Tiongkok, bahkan setelah data pada hari Rabu menunjukkan bahwa perekonomian negara tersebut tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal ketiga.

Yuan telah jatuh lebih dari 5% sepanjang tahun ini.

Survei Posisi Mata Uang Asia berfokus pada apa yang diyakini oleh para analis dan fund manager sebagai posisi pasar terkini dalam sembilan mata uang negara-negara berkembang di Asia: yuan Tiongkok, won Korea Selatan, dolar Singapura, rupiah Indonesia, dolar Taiwan, rupee India, peso Filipina, ringgit Malaysia, dan baht Thailand. .

Survei ini menggunakan perkiraan posisi net long atau short dalam skala dari minus 3 hingga plus 3. Skor plus 3 menunjukkan bahwa pasar secara signifikan membeli dolar AS.

Angka tersebut mencakup posisi melalui kontrak berjangka yang tidak dapat diserahkan (NDF).

Hasil jajak pendapat di bawah ini (posisi dolar AS terhadap setiap mata uang):

Tanggal USD/USD USD/I USD/TW USD/ USD/ USD/T

CNY /KR /SG DR D INR MYR PHP HB

READ  Indonesia melarang gerakan Islam radikal FPI

W.D

19 23 Okt 1,02 1,1 0,8 1,06 1,06 1,21 0,78 0,89 0,67

6 4

5-23 Okt 1,17 1,2 0,8 1,00 1,25 0,92 1,08 0,75 1,03

5 1

21 Sep 23 1,29 0,9 0,6 0,84 0,98 1,00 1,03 0,64 0,83

4 1

7-Sep-23 1,28 1,0 0,3 0,65 0,95 0,79 0,86 0,55 0,57

1 0

24 23 Agustus 1,42 0,7 0,3 0,77 1,00 0,84 1,18 0,92 0,50

9 4

10 23 Agustus 0,74 0,6 0,2 0,60 1,12 0,62 0,98 0,75 0,49

8 8

27 23 Juli 0,77 0,1 -0. -0,14 1,17 -0,0 1,15 0,14 0,15

9 22 6

13 23 Juli 1,33 0,1 0,6 0,52 1,13 0,10 1,77 0,26 0,73

2 2

29 23 Juni 1,74 0,2 0,5 0,30 0,72 -0,1 1,85 0,29 1,03

9 0 4

15 Juni 23 1,59 -0. 0,1 -0,33 0,68 -0,2 1,64 0,74 0,25

03 7 4