BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia memimpin pencarian remaja Belanda yang hilang sekarang

Indonesia mengambil tugas mencari bocah Belanda-Inggris berusia 13 tahun yang hilang dari Malaysia. Remaja itu belum ditemukan setelah terseret arus saat menyelam pada Rabu. Ayahnya yang berkebangsaan Inggris berusia 46 tahun, wanita Prancis berusia 18 tahun, dan pelatih Norwegia berusia 35 tahun berhasil diselamatkan.

Keempatnya dilaporkan hilang pada hari Rabu ketika mereka tidak kembali ke perahu mereka setelah sekitar 40 menit menyelam. Mereka melakukan scuba diving di dekat pulau Pulau Tokong Sanggol, di lepas pantai tenggara Malaysia.

Polisi setempat yakin aliran itu menarik bocah itu ke perairan Indonesia. “Mengingat arus dan di mana korban lain ditemukan, kami yakin ada kemungkinan dia tidak lagi berada di perairan Malaysia,” kata kepala polisi. Malaysia akan terus berpartisipasi dalam penelitian tersebut.

Dalam pencarian, helikopter, pesawat, penyelam dan jet-ski digunakan untuk mencari area yang luas untuk anak laki-laki berusia tiga belas tahun itu. Kementerian Luar Negeri sebelumnya telah mengumumkan akan memberikan bantuan konsuler kepada ibu remaja tersebut.

Arus kuat menangkapnya

Pelatih grup diselamatkan lebih dulu pada hari Kamis. Wanita itu mengatakan bahwa arus kuat menculiknya. Kapten kapal yang membawa mereka ke pulau itu telah ditangkap setelah dia dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Polisi mengatakan pria dan wanita muda yang diselamatkan pada hari Sabtu telah dibawa ke rumah sakit dan tidak dalam bahaya hidup. Mereka melayang jauh ke selatan.

Daerah yang dicakup oleh kelompok ini adalah daerah wisata yang populer dengan banyak resor. Operator tur di daerah tersebut telah diminta untuk menangguhkan semua perjalanan menyelam dan snorkeling untuk sementara waktu guna memudahkan pencarian.