Kamera sekali pakai di tangan saya, saya kagum bahwa fosil dinosaurus bisa terbang di atas saya di satu ruangan sementara kapsul Apollo tampak melayang di ruangan berikutnya. Hal-hal yang saya pelajari menciptakan menara daya tarik.
Terima kasih telah bergabung dengan kami dalam perjalanan mingguan kami melalui keajaiban dunia ini dan seterusnya. Kami senang Anda ikut dalam perjalanan ini.
Mencari
Fotografer dari 75 negara mengirimkan lebih dari 4.500 gambar ke kompetisi Astronomical Photographer of the Year 2021.
Gambar-gambar tersebut mengungkapkan keajaiban alam yang ditangkap pada saat pandemi telah memaksa banyak orang masuk. Untungnya bagi kami, fotografer ini telah memberanikan diri keluar dan mengarahkan pandangan mereka ke langit.
Pemenang akan diumumkan pada bulan September, jadi periksa kembali untuk harga pilihan Anda.
Fosil dan bola api
Para ilmuwan mempelajari 1.600 fosil dinosaurus, yang mewakili 247 spesies, untuk melacak evolusi mereka.
Penelitian, yang kontras dengan penelitian terbaru lainnya, menunjukkan dua faktor berbeda yang berkontribusi pada penurunan dinosaurus sebelum akhirnya punah.
di sekitar alam semesta
Bayangkan Pac-Man, tetapi dalam skala astronomi. Para peneliti telah mendeteksi riak di ruang-waktu, yang disebut gelombang gravitasi, dari peristiwa langit yang langka: lubang hitam yang melahap bintang neutron. Itu terjadi dua kali, dengan kasus terpisah terdeteksi pada Januari 2020.
Hasil dari kedua penemuan tersebut dapat membantu para ilmuwan membuka rahasia alam semesta.
misi kritis
Tapi apa yang harus disalahkan untuk gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya ini?
Kubah termal di atas area tersebut, berkat perubahan iklim kita.
kerajaan liar
Tikus Emas hidup di seluruh Australia sebelum menghilang setelah tahun 1857 ketika spesies invasif, penyakit baru, dan perubahan iklim merayap masuk.
Tapi tikus pemberani bertahan di satu pulau di Shark Bay.
Para peneliti khawatir bahwa satu pulau tidak cukup untuk mendukung mamalia kecil ini, sehingga beberapa telah dipindahkan ke pulau lain untuk membesarkan keluarga mereka. Saya berharap generasi mendatang dari tikus-tikus ini menikmati pulau surga mereka.
bertanya-tanya
Perhatikan kisah-kisah menarik ini:

Zahra Amelia adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu terkini yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Zahra menghadirkan laporan serta cerita yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pembaca Balicitizen.com.

Berita Lainnya
Awan Batu Menguap dan Samudra Magma Diduga Menyelimuti Eksoplanet Misterius Jenis Sub-Neptunus
Penelitian Kesehatan Canggih di Stasiun Luar Angkasa Internasional Manfaatkan Teknologi Realitas Tertambah dan Realitas Virtual
Peta 3D Terbesar Alam Semesta Selesai, Ilmuwan Bidik Misteri Energi Gelap