BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pencarian pekerja konstruksi yang hilang di Antwerpen berlanjut dalam kegelapan

Layanan darurat Antwerpen akan terus mencari enam pekerja konstruksi yang hilang malam ini, di lokasi di mana sebuah sekolah sedang dibangun kemarin sore. runtuh. Satu dari enam yakin bahwa dia sudah mati, lima lainnya masih ada harapan bahwa mereka akan ditarik hidup-hidup dari puing-puing.

Petugas pemadam kebakaran memasang lampu besar untuk menerangi lokasi konstruksi. Puing-puing dipindahkan oleh derek dan pencarian korban dilanjutkan dengan anjing pelacak dalam kegelapan. Sepuluh orang telah ditarik keluar hidup-hidup dari bawah puing-puing dan puluhan lainnya telah keluar sendiri. Sembilan lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Menghubungkan

Kecelakaan itu terjadi di New South, lingkungan baru Di sepanjang dermaga Scheldt tempat sebagian besar pekerjaan konstruksi berlangsung. Belum jelas apa yang terjadi dan apakah ada kesalahan pembuatan bangunan sekolahYang akan membuka pintunya pada tanggal 1 September.

Di media Belgia, penduduk setempat mengatakan mereka telah bekerja keras untuk memenuhi tanggal ini. Bangunan runtuh, yang disebut KUUB, menampung dua sekolah dasar dan gimnasium.

Portugis dan Rumania

Media Belgia menemukan bahwa beberapa pekerja konstruksi asing sedang bekerja di lokasi kecelakaan. Ada orang Rumania dan setidaknya satu orang Ukraina di lokasi konstruksi. Gazette van Antwerp menulis bahwa orang Portugis Carlos Rochas adalah salah satu dari enam orang yang hilang. Dia tinggal di Antwerpen selama setahun dan bekerja untuk subkontraktor.

Istrinya Adriana masih tidak memiliki informasi tentang kondisinya: “Segera setelah bangunan runtuh, saya mencoba menghubungi suami saya, tetapi saya tidak dapat menghubunginya,” katanya. melawan koran. “Saya tidak tahu di mana dia atau bagaimana kondisinya.”

Seorang penduduk setempat yang bekerja di rumah sakit mengatakan dia mendengar banyak teriakan. “Saya mengenakan piyama untuk membantu,” katanya kepada surat kabar itu. Pemadam kebakaran membawa yang terluka ke lapangan di antara gedung-gedung. “Saya telah belajar bahwa korban yang paling pendiam seringkali adalah yang terburuk, jadi saya mulai khawatir tentang itu.”

READ  Pers Belanda menyebabkan kebingungan tentang kondisi masuk baru ke Spanyol (Pembaruan)

Menteri Dalam Negeri Annelies Verlinden kemudian mengunjungi lokasi bencana. Dia berbicara tentang “tragedi mengerikan” dan menyatakan belasungkawa kepada para korban dan orang yang mereka cintai.