Berita Noos•
Rusia akan melakukan simulasi latihan senjata nuklir taktis. Ini adalah senjata nuklir yang dapat digunakan di medan perang untuk melenyapkan sasaran militer. Manuver tersebut terjadi di distrik militer selatan Rusia yang berbatasan dengan Ukraina timur.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, “Latihan akan dimulai dalam waktu singkat dan Angkatan Udara serta Angkatan Laut juga akan berpartisipasi.” “Tujuannya untuk menjaga kesiapan personel dan peralatan unit yang harus berperang dengan senjata tersebut.”
Kementerian mengatakan bahwa latihan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap “pernyataan provokatif dan ancaman dari pejabat Barat.” Hal ini merujuk pada Presiden Prancis Macron dan Menteri Luar Negeri Inggris Cameron.
Macron mengulangi pernyataannya pekan lalu bahwa Prancis akan mengirim tentara ke Ukraina jika diperlukan untuk membantu negara tersebut dalam perang melawan Rusia. Cameron mengatakan Ukraina mungkin menggunakan senjata yang diterimanya dari Inggris untuk menyerang sasaran di Rusia. Hal ini sebelumnya tidak diperbolehkan, karena negara-negara Barat sendiri takut berperang dengan Rusia.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark