BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Sedikitnya 60 orang tewas dalam ledakan kapal tanker di Haiti, yang menyatakan tiga hari berkabung nasional di luar negeri

Beberapa orang juga terluka dalam ledakan di Cap-Haitien, kota terbesar kedua di negara itu. Rumah sakit penuh sesak karena tingginya jumlah korban dan ada rencana untuk mendirikan rumah sakit lapangan. Selain itu, luka bakar yang parah dari para korban membuat sangat sulit untuk mengidentifikasi mereka.

Kerusakan material juga signifikan: sekitar 20 rumah terbakar habis setelah ledakan. Oleh karena itu, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat dalam beberapa jam dan hari mendatang, kata pihak berwenang setempat.

Dia kehilangan kendali atas mobil

Tragedi itu terjadi setelah sopir truk tangki harus membelok untuk menghindari menabrak taksi. Akibatnya, ia kehilangan kendali atas mobilnya dan tangki terbalik. Kemudian warga berbondong-bondong untuk menguras bensin meski sudah diperingatkan oleh pengemudi, namun bahan bakar tersebut terbakar dan truk meledak. Pasokan bahan bakar dikendalikan oleh geng kriminal, antara lain, yang menyebabkan kekurangan yang signifikan.

Perdana Menteri Ariel Henry bereaksi dengan “sedih dan ngeri” atas tragedi itu dan menyatakan tiga hari berkabung nasional. Dia dan sejumlah anggota pemerintah akan turun ke lokasi untuk mendukung para korban dan keluarga mereka.

Haiti adalah negara termiskin di benua Amerika, dan telah menghadapi banyak bencana lain tahun ini. Pada awal Juli, Presiden Jovenel Moise dibunuh di rumahnya secara misterius. Setelah satu bulan yang baik, negara itu dilanda gempa bumi yang menewaskan lebih dari 2.000 orang.

READ  Gelombang panas mematikan membanjiri Portland: ``Kami pikir tidak akan setinggi ini selama 10 tahun''