Banyak astronom amatir memiliki peralatan canggih yang dapat digunakan untuk menganalisis cahaya. Dengan menggunakan spektroskop pada teleskopnya, mereka dapat mengukur seberapa cepat materi bintang terlempar ke luar angkasa dan unsur apa saja yang dikandungnya.
Oleh karena itu, masyarakat awam berperan penting dalam mengungkap rahasia supernova.
Namun, ada masalah. Untuk memanfaatkan situasi ini sebaik-baiknya, teleskop harus dilatih untuk mengetahui supernova sejak supernova dimulai, sebaiknya sebelum supernova terlihat di langit. Namun para ilmuwan punya solusi inovatif untuk itu.
Partikel hantu tiba lebih dulu
Meski kita tidak bisa memprediksi di mana dan kapan supernova akan terjadi, kita tetap bisa meresponsnya sebelum cahaya mencapai Bumi. Ini karena supernova memancarkan partikel elementer jenis tertentu, neutrino.
Partikel-partikel ini terbentuk ketika bagian dalam bintang runtuh dan bergerak langsung melalui lapisan luar bintang dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Neutrino bergerak ke segala arah dan beberapa di antaranya akan menghantam Bumi.
Sebagian besar dari mereka melewati planet kita seperti hantu, karena neutrino jarang berinteraksi dengan materi lain. Namun beberapa neutrino terdeteksi oleh detektor neutrino besar, seperti Super-Kamiokande di Jepang, dan IceCube di Antartika.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Otak Robot Diprediksi Mengalami ‘Momen ChatGPT’ pada 2027, Menurut Ketua ACE Robotics
Gemini Perluas Integrasi Aplikasi untuk Produktivitas, Hiburan, dan Layanan Harian
Aliensense Perkenalkan NXS, Papan Sensor Ringkas untuk Mempermudah Integrasi Kamera dan Sensor pada Robot